KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Sebanyak 102 dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) se-Sulawesi Tenggara mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Senin–Selasa, 17–18 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung E UM Kendari ini diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara dalam rangka meningkatkan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal pengabdian yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Mustaking, S.Sos., M.Si., membuka acara dengan menegaskan bahwa pengabdian merupakan bagian penting dari tridharma perguruan tinggi.
Ia menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi harus bermanfaat nyata bagi masyarakat.
“Penelitian melahirkan ilmu baru, tetapi pengabdian memastikan ilmu tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kualitas proposal sangat berpengaruh pada peluang pendanaan, sehingga pemahaman teknis menjadi hal krusial,” ujarnya.
Wakil Rektor I UM Kendari, Dr. Ahmad Muhlis Nuryadin, S.Pi., M.Si., turut memberikan sambutan dan mengapresiasi antusiasme para peserta dari berbagai PTS di Sultra.
Ia berharap bimtek ini dapat mendorong peningkatan mutu proposal dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan masyarakat.
“Kami bangga menjadi tuan rumah. Semoga kegiatan ini memperkuat kapasitas dosen dalam merancang program pengabdian yang lebih efektif, berdampak, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Bimtek ini menghadirkan empat narasumber nasional yang berpengalaman di bidang pengabdian masyarakat, yaitu:
• Prof. Dr. Ir. A. Muhibuddin, MP
• Prof. Apriana Toding, ST., M.Eng.Sc., Ph.D.
• Prof. Dr. Yusriani, SKM., M.Kes.
• Dr. Hasanuddin Remmang, SE., M.Si.
Para narasumber memberikan materi tentang strategi penyusunan proposal yang kompetitif, penguatan substansi kegiatan, hingga konsep keberlanjutan program pengabdian untuk memastikan dampak jangka panjang di tengah masyarakat.
Sebagai penyelenggara, UM Kendari menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat penguatan kapasitas akademik dan kolaborasi dosen di level regional.
Melalui bimtek ini, UM Kendari berharap PTS di Sulawesi Tenggara mampu menghasilkan lebih banyak program pengabdian bermutu yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan pendampingan penyusunan proposal, yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Laporan: Yoni
