Reporter: Kardin
KENDARI – Sedikitnya 20 rumah tak layak huni di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, bakal mendapat bantuan bedah rumah di tahun 2019 ini.
Perbaikan puluhan rumah warga tersebut diinisiasi oleh Lurah Punggolaka, Arnaldo, melalui instansi terkait di tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Alhamdulillah kita dapat jatah 20 rumah untuk dibedah,” ujar Arnaldo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/9/2019).
Setelah berseliweran ke sejumlah instansi lingkup Pemkot Kendari, guna mencari peluang adanya porsi anggaran bedah rumah warga tidak berhasil. Akhirnya, perjuangannya tidak sia-sia. Justru, Arnaldo berhasil mendapat bantuan tersebut dari pihak Pemprov Sultra.
Arnaldo mengaku, sejak sembilan bulan menjabat Lurah Punggolaka menggantikan Istaman Zoeslova, ia memang fokus pada perbaikan infrastruktur, termasuk bedah rumah.
BACA JUGA:
- Tiga Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Kendari Barat, Polisi Amankan 21,86 Gram Barang Bukti
- Komisi I dan III DPRD Kendari Gelar RDP Bahas Akses Jalan Griya Asri Cendana
- DWP Sekretariat DPRD Kendari Siapkan Kepengurusan Baru, Perkuat Peran Organisasi
- Informa Kendari Hadirkan Promo Imlek dan Ramadhan, Cashback Hingga Rp1,8 Juta
- Operasi Keselamatan 2026, Satgas Gakkum Dirlantas Polda Sultra Berikan Teguran Humanis di Kendari
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
“Saya memang fokus pada perbaikan fisik infrastruktur, seperti penanganan banjir, termasuk perbaikan taraf hidup sosial masyarakat,” urainya.
Soal penanganan banjir, kata Arnaldo, pihaknya telah melaksanakan normalisasi Kali Toarima sepanjang 1 kilometer. Tak hanya itu, ia juga telah membuat Jamban Komunal untuk masyarakat Punggolaka.
“Untuk infrastruktur fisik itu kita porsikan dari anggaran kelurahan, seperti normalisasi kali dan lainnya. Wilayah kita ini kan langganan banjir,” terangnya.
Dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan, Arnaldo berharap masyarakat Kelurahan Punggolaka yang berjumlah 8.913 jiwa, dan tersebar di 31 RT dan 10 RW dapat merasakan dampak program pemerintah tersebut.
“Tentunya harapan kita, semua warga Punggolaka bisa merasakan dapak dari program ini,” pungkasnya. (B)
