Kapolres Muna Beri Santunan pada Seorang Nenek Korban Kebakaran

104
Kiri: Kapolres Muna serta rombongan sedang memberikan bantuan pada korban kebakaran, Kanan: Kondisi rumah usai dilahap si jago merah
Kiri: Kapolres Muna serta rombongan sedang memberikan bantuan pada korban kebakaran, Kanan: Kondisi rumah usai dilahap si jago merah. (Foto: Istimewa)

RAHA – Sebagai wujud perhatian dan rasa empati kepada sesama manusia, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Ketua dan pengurus Bhayangkari Cabang Muna memberikan bantuan pada korban kebakaran.

Bantuan yang diberikan berupa pakaian dan beberapa jenis makanan pokok kepada seorang nenek dan dua orang cucunya yang menjadi korban akibat rumahnya ludes dilalap si jago merah.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga menjelaskan, kronologis kejadian naas yang menimpa seorang nenek bernama Wa Hafia (75), warga Desa Waara Kecamatan Lohia berawal pada Senin malam (12/2/2018) saat korban memasak dengan menggunakan tungku di ruang dapurnya pada Pukul 22:00 Wita.

Namun pada Pukul 22:30 Wita, korban pergi untuk beristrahat dikamarnya dan meninggalkan dapur tanpa mematikan dahulu api yang sedang menyala tersebut.

“Korban kemudian terbangun sekitar Pukul 00.30 Wita karena mendengar balok kayu yang terjatuh dari bagian rangka atas karena telah dilalap api,” terang Agung via WhatsApp, Selasa (13/2/2018).

Lanjut Agung, sontak korban pun langsung pergi keluar rumah dan meminta pertolongan, sehingga masyarakat sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api dan  selanjutnya dua unit mobil Damkar tiba menolong.

“Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir berkisar Rp 75 juta,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, kata Agung pada Senin (13/2/2018) sekitar Pukul 12:00 Wita, pihaknya selanjutnya berkoordinasi dengan Kasi Sekbang Kecamatan Lohia, Kepala Desa, RK, dan Para Mahasiswa Peserta KKN reguler UHO untuk ikut membantu menghibur dan menenangkan psikologi Nenek dan dua orang cucunya tersebut, serta memberikan tempat mereka tinggal sementara karena rumah dan seluruh barang dan pakaiannya habis terbakar.

“Diharapkan pihak Pemda, Dinas Sosial, melalui Kepala Desa dan Sekbang ikut membantu meringankan penderitaan korban yang rumahnya sudah habis terbakar,” harapnya.

Untuk diketahui kedua cucu korban tersebut bernama Aco (9), yang sedang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas II, dan Awaludin (10), kelas III SD.

Reporter: Erwinsyah SJ
Editor: Kardin

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.