Hadiri Musyawarah I Forkomla, Plt Walikota: Budaya dan Nilai Luhur Harus Terjaga

Plt Walikota Kendari saat menyampaikan sambutan di acara Musyawarah 1 Forum Komunikasi Lembaga Adat
Plt Walikota Kendari saat menyampaikan sambutan di acara Musyawarah 1 Forum Komunikasi Lembaga Adat
Spread the love
  • 1
    Share

KENDARI – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir menghadiri Musyawarah I Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkomla), Kamis (8/11/2018). Dalam kesempatan itu, Plt Walikota berharap agar budaya dan nilai-nilai tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat.

Kata dia, Kota Kendari merupakan ibukota provinsi yang didiami dan dihuni oleh berbagai kelompok etnis paguyuban sehingga dengan terselenggaranya musyawarah I forum komunikasi lintas lembaga adat, bisa menjadi jembatan untuk berbagi etnis untuk saling bersosialisasi.

“Sehingga nilai-nilai luhur yang sudah tumbuh, hidup dan berkembang ditengah-tengah masyarakat ini, bisa kita rawat dan terpelihara,” ungkapnya saat diwawancarai usai kegiatan.

Ia menjelaskan, yang menjadi tantangan lain adalah bagaimana para generasi muda, anak-anak untuk bisa punya atensi, punya perhatian, dan punya kesadaran untuk mau mengenal dan mengetahui sejarah adat. Serta mendalami, sehingga nilai-nilai luhur jiwa patriotisme termasuk juga karakter kuat yang sudah ditanamkan oleh orang tua dimasa masa yang lalu, dijadikan bekal dalam menghadapi tantangan zaman.

“Saya juga sangat mengapresiasi hadirnya Forkomla dan melalui forum ini, kita berharap agar terjalin silahturahmi, komunikasi diantara lembaga adat dimana kota Kendari sebagai ibu kota provinsi sekaligus juga menjadi etalase dan miniatur,” ucapnya.

Dikatakannya, pada tanggal 10 november tahun 2018 akan dilaksanakan upacara besar yang dilaksanakan di seluruh Indonesia di 17 titik dan salah satunya kota Kendari

“Dalam kegiatan nanti, seluruh paguyuban dan etnis yang ada dikota kendari akan menampilkan budaya adat istiadat kultur yang ada di daerah masing-masing. Dimana dalam acara itu seluruh paguyuban, dan etnis harus saling menghargai, hidup rukun, damai, tentram, dan saling bersinergi, sehingga proses pembangunan bisa diselenggarakan dengan baik,” tutupnya. (b)

Reporter: Waty


  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here