oleh

2020, Pemkab Bombana Bakal Bangun Perpustakaan Daerah

Reporter : Hasrun

Editor : Taya

RUMBIA – Pemerintah Kabupaten Bombana akan membangun perpustakaan daerah dengan konstruksi bangunan dua lantai pada 2020.

Wakil Bupati Bombana, Johan Salim mengatakan anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat dengan besaran anggaran Rp 10 miliar.

“Rencananya akan dibangun di samping kantor Bupati Bombana, kenapa dua lantai supaya tidak tinggi dari pada kantor Bupati,”jelas Johan Salim saat sosialisasi Pemberdayaan Kegemaran Membaca di Audotorium kantor Bupati, Kamis (7/11/2019).

Kata dia, perpustakaan ini didesain dengan indah dan akan menyediakan bahan baca, untuk menstimulus minat masyarakat untuk berkunjung

Johan Salim berharap agar masyarakat lebih cerdas dan memiliki referensi untuk membangun diri serta daerah Bombana. Kepala Perpustakaan Nasional RI, Upriyadi menyebutkan perpustakaan merupakan media untuk implementasi program revolusi mental menuju indonesia cerdas 2024.

“Untuk media awal adalah keluarga, sekolah dan komunitas baca, lalu perpustakaan,”jelasnya Upriyadi.

Menurutnya, Perpustakan Nasional hingga di tingkat desa sebagai sarana yang wajib berperan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

“Revolusi mental bisa terwujud dengan masyarakat yang gemar membaca. Menciptakan ketertiban melalui membaca sehingga dapat memenangkan persaingan globalisasi,”jelasnya.

Dengan kegemaran masyarakat dalam membaca, kata Upriadi, Indonesia dapat menjadi bangsa yang besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa lainnya.

Untuk mendukung itu, pihaknya bersama pemerintah kabupaten terus mendorong pembangunan perpustakaan tersebut. Hal tersebut lanjutnya, untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan menumbuhkan kegemaran membaca masyarakat melalui perpustakaan.

Baca Juga :

“Perkembangan perpustakaan saat ini merupakan perhatian pemerintah untuk meningkatan bangsa serta menjadi lentera pembangunan manusia,”ungkapnya.

Tak hanya itu lanjutnya, masyarakat juga harus dirangkul dengan membubuhkan bahan baca yang tepat untuk kemandirian masyarakat.

“Bahan bacanya diseleksi dengan melihat kebutuhan baca masyarakat yang ada di bombana,”pungkasnya.(a)

Terkini