oleh

Ahmat Kembali Diangkat Jadi Dirut BPR Bahteramas Konsel

Reporter: Erlin

Editor : Def

ANDOOLO – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) memutuskan untuk mengangkat kembali Ahmat, SE., MM., sebagai Direktur Utama (Dirut) BPR
Bahteramas Konsel.

Pengangkatan kembali Ahmat sebagai Dirut bersamaan dengan penunjukan La Ode Muh Saleh Akbar menjadi Direktur Operasional masa jabatan 2019-2024, juga mengusulkan Dr. Sahlul sebagai anggota Dewan Pengawas serta pengusulkan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel sebesar Rp 5 Milyar dan pengelolaan ADD dan DD melalui Bahteramas.

Baca Juga : Menjadi Pemegang Saham di BPR Bahteramas Konsel, Kades Protes Tidak Dapat Dividen

Mewakili Pemkab Konsel, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) DR.Sahlul mengatakan, keberadaan lembaga keuangan memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan kawasan, ekonomi dan infrastruktur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, yang sejalan dengan visi misi Bupati dalam mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat.

“Dengan adanya BPR Bahteramas yang menyebabkan siklus ekonomi terjadi dengan baik, dan sesuai laporan dan plan kerja Dewan Direksi, maka ini akan menjadi bahan laporan saya untuk diajukan ke Bupati selaku pemegang saham agar penyertaan modal di tambah pada tahun ini melalui mekanisme persetujuan Legislatif,” terangnya.

Dikataknnya, Direksi BPR Bahteramas telah menjalankan perannya sebagai fungsi intermediasi selama 8 tahun di Konsel, dengan memberikan layanan perbankan pada 24 Kecamatan. Ini dibuktikan dengan adanya dukungan penuh Pemerintah, masyarakat dan eksistensi lembaga keuangan, sehingga Konsel memiliki 23 Desa Maju dan 281 Desa berkembang.

Baca Juga : Raup Laba Rp 1,4 Miliar, BPR Bahteramas Konsel Minta Tambahan Modal

“Sementara untuk desa tertinggal terdapat 21 desa di Kecamatan Laonti, hal ini dikarenakan akses yang belum memadai. Tetapi Pemkab Konsel akan berusaha menuntaskan permasalahan itu dengan menghilangkan status Desa tertinggal. Sehingga slogan Desa Maju bukan hanya sebatas tagline biasa,” tutupnya.

Sementara itu, sebagai pemegang mandat dan pemilik saham mayoritas BPR Bahteramas, mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi, <Asisten Bid APP Setda Prov Sultra, Dr. Hj. Nur Endang Abbas menyampaikan, dengan momentum RUPS ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan menyumbangkan kinerja keuangan yang baik.

“Menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham, menyetujui pembagian jasa produksi dan dana kesejahteraan kepada pengurus dan pegawai, menyetujui pendelegasian penunjukan kantor akuntan publik, dan persetujuan kerjasama linkage dan penambahan fasilitas pinjaman dari lembaga lain dengan pertimbangan asfek kebutuhan dan profitabilitasnya,” tandasnya.(b)


Terkini