oleh

AMAN Center : Birokrasi Pemprov Sultra jangan Panik

KENDARI – Meskipun roda Kepemimpinan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah beralih dari tangan Pejabat (Pj) Gubernur ke Gubernut terpilih, namun rupanya masih ada sebagaian Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov yang belum melakukan tatap muka dengan Ali Mazi selaku Gubernur. Dimana, Ali Mazi langsung memberikan sorotan kepada Kepala Biro Umum Beangga Harianto.

Hal tentunya menimbulkan kepanikan dan bahkan diterpa isu tidak sedap di Pemprov Sultra. Namun, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk tidak panik dengan isu-isu tersebut.

“SKPD tidak perlu panik dalam bekerja yang menimbulkan kesan acuh tak acuh dengan Gubernur Sultra,” kata Direktut AMAN Center Laode Rahmat Apiti melalui rilisnya, Kamis (27/09/2018).

Gubernur berpesan agar para ASN di lingkup pemprov bekerja saja tidak perlu panik dengan berbagai isu yang berkembang dilingkup pemerintahan.

“Gubernur tentu punya kriteria khusus dalam menilai kinerja birokrasi jadi bekerja saja secara profesional itu pesan beliau,” ujar pria yang akrab disapa La Olo ini.

Selain itu menurut Rahmat, Gubernur Sultra berharap roda pemerintahan terus berjalan dengan baik. ” Tidak perlu manuver kaya politisi atau melobi kiri kanan untuk mempertahankan jabatan atau mencari jabatan, penataan birokrasi akan dilakukan secara profesional sesuai dengan mekanisme perundang-undangan,” urainya.

Terkait pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan jangan terpengaruh dengan isu mutasi dan non job.

“Persoalan mutasi itu hal biasa dan tentu saja parameter menilai birokrasi adalah kinerja bukan suka dan atau tidak suka, marilah kita bekerja untuk kepentingan masyaraka kita layani secara full time,” harap Rahmat.(b)


Reporter: Rahmat R
Editor: Dedi