Reporter : Hendrik B
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, bakal memasang Global Positioning System (GPS) pada setiap mobil Ambulance. Tujuanya, agar mobilisiasi Ambulance dapat terpantau.
“Kami akan memasang GPS di setiap unit ambulance, agar setiap mobilisasinya dapat dipantau, sehingga dapat memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,” jelas Pelaksana Harian (Plh), Walikota Kendari, Nahwa Umar, melalui rilis yang diterima mediakendari.com, Kamis (8/8/2019).
Selain akan memasang GPS, Pemkot Kendari, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) juga menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam evakuasi dan transportasi PSC 199, denhan mengambil tagline ‘sigap, tepat, aman, profesional, dan sopan atau disingkat Si Tampan Ambulance. Kegiatan itu dimulai pada 8 – 9 Agustus 2019 disalah satu hotel di Kota Kendari.
BACA JUGA :
- Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
- Kasus Penipuan Online di Sultra Tembus 943 Perkara, Facebook Jadi Modus dan Media yang Paling Dominan
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Harian (Plh), Walikota Kendari, Nahwa Umar, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kendari, drg Rahminingrum, Sekretaris, para Pejabat Eselon III dan IV lingkup Dinkes, serta Kepala Puskesmas se-Kota Kendari.
Plh Walikota Kendari, Nahwa Umar mengatakan, kegiatan ini diadakan sehubungan dengan upaya optimalisasi fungsi emergency management system (EMS), serta menciptakan petugas ambulance yang profesional, guna mewujudkan Kota Kendari sehat.
Nahwa menegaskan, Pemkot berkomiteman bahwa ambulance juga harus ditingkatkan, baik sopir maupun petugas kesehatan, dan semuanya harus bekerja sesuai SOP.
“Saya harapkan dengan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan semua petugas PSC 199 dan dapat bekerja sigap, tepat, aman profesional, dan sopan (Si Tampan) Ambulance,” harapnya.(B).
