oleh

Anak Wagub Sultra, Ikut Diklat Pim II

Reporter : Hasmar Tombili

Editor : Indah

UNAAHA – Karir putri Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Arniwati Abunawas SE, M.Si, di birokrasi cukup moncer. Arni, sapaan karib putri Lukman Abunawas itu, tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklat Pim ), yang berlangsung di Aula Kantor Dikbud Kabupaten Konawe, sejak Selasa, 9 Juni 2020.

Ia kini menduduki posisi Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah Kab. Konawe. Nama Arni tercatat sebagai salah seorang peserta Diklat di angkatan VIII tahun 2020, bersama 3 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konawe lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Kompetensi Aparatur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Konawe, Kaswan. L, S.Sos, M.Si, mengatakan, ada empat orang kepala OPD yang mengikuti Diklat PIM II tahun ini.

Keempatnya adalah Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, DR.Suryadi, Kadis Kesehatan Konawe, drg. Mawar Taligana, Kadis Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah, Arniwati Abunawas SE, M.Si dan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Sumanti, S.Sos, M.Si.

“Empat orang Kepala OPD Konawe, yang ikut Diklat Pim tahun ini, yaitu Ka Dikbud, DR.Suryadi, Kadis Kesehatan, drg. Mawar Taligana, Kadis Perpustakaan, Arniwati Abunawas dan Sekretaris DPRD Konawe, Sumanti,” katanya.


Dia menjelaskan, peserta yang diusulkan Bupati Konawe, Kerry Saiful Konggoasa, ke Deputi Pengembangan Kompetensi LAN RI di Jakarta, untuk mengikuti Diklat Pim yaitu sebanyak 16 kepala OPD. Namun, yang ikut kegiatan tersebut baru 4 kepala OPD.


“Penyelenggaraan Diklat Pim II, seharusnya diadakan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) II Makassar. Namun karena adanya wabah covid-19, maka pelaksanaannya bertempat di kantor Dikbud Konawe dan hanya secara visual via zoom saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kadikbud Konawe, DR. Suryadi sebagai salah seorang peserta Diklat Pim II, mengatakan, secara garis besar materi pelatihan, membahas masalah integritas leadership (kepemimpinan) dan kompetensi kepemimpinan.

“Jadi intinya, materi pelatihan semua tentang masalah kepemimpinan,” tandasnya.

Terkini