oleh

Aparat Keamanan Berjaga di PT VDNI dan OSS Pasca Demonstrasi

-NEWS-114 dibaca

 

Reporter: Andis

KONAWE – Pasca demonstrasi yang dilakukan sekelompok pemuda di PT VDNI dan PT OSS yang menuntut janji pihak perusahaan pada Senin pagi, 5 April 2021, membuat personel TNI dan Polisi disiagakan di lokasi.

Penjagaan ini dilakukan untuk pengamanan dan ketertiban di area perusahaan dan untuk mengantisipasi jika terjadi aksi demo susulan.

Kepala Polsek Bondoala, Iptu Reginal Sujono saat dikonfirmasi MEDIAKENDARI membenarkan hal tersebut.

“Penjagaan masih seperti biasa, masih melakukan pengamanan. Untuk jumlah rilnya saya belum tahu karena gabungan dari polres, brimob, dan batalyon,” katanya melalui WhatsApp.

Sebelumnya aksi demo tersebut sempat ricuh di luar perusahaan saat dua kubu bentrok yang mengakibatkan sejumlah kendaraan dirusak dan salah seorang warga terluka.

“Sampai saat ini sudah 3 orang yang datang melapor di polsek terkait aksi,meraka korban penganiayaan,” jelas Iptu Reginal Sujono.

Berdasarkan keterangan Kanit Reskrim Polsek Bondoala, Nursalam Mago, bentrok tersebut sempat reda sekitar jam 4 sore, tetapi kembali ricuh karena adanya laporan pemukulan oleh pekerja yang tidak dikenal.

“Nanti menjelang magrib baru situasinya aman dan para masa sudah bubar,” terangnya.

Iptu Regina Sujono menambahkan, pengamanan ini akan terus dilakukan hingga situasi di area demontrasi PT VDNI dan OSS telah dinyatakan aman. (B)

Terkini