KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Pemerintah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang ke-19 tahun 2025, Selasa (14/10/2025), bertempat di Hotel Kubra Kendari.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar ASN, khususnya BerAKHLAK, sebagai fondasi utama dalam membangun budaya kerja birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa orientasi bukanlah kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan investasi strategis dalam menciptakan ASN yang mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Sekda Sultra menerangkan, nilai-nilai BerAKHLAK yang mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, disebutnya sebagai prinsip kerja yang harus melekat dalam sikap dan perilaku setiap ASN, termasuk PPPK.
“Pemerintah membutuhkan aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan etika kerja yang kuat,” ujar Sekda saat memberi arahan.
Ia juga mendorong para peserta orientasi untuk memahami struktur organisasi dan pola kerja lintas sektor agar mampu berkontribusi secara sinergis dalam pencapaian visi pembangunan daerah.
Menurutnya, pemahaman tata kelola birokrasi yang baik akan memudahkan dalam menjalankan tugas, membangun koordinasi, serta menciptakan pelayanan publik yang efektif dan responsif.
Lebih lanjut, Asrun Lio menyampaikan bahwa penguatan kapasitas ASN, termasuk PPPK, akan terus menjadi prioritas Pemprov Sultra melalui pelatihan, pembelajaran digital, mentoring, dan program pengembangan kompetensi lainnya.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius pada tahun 2030.
“Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, saya berharap orientasi ini dapat menjadi titik awal bagi PPPK untuk menumbuhkan komitmen pengabdian dan memperkuat identitas sebagai bagian dari birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” harapnya.
Kegiatan orientasi ini turut dihadiri diantaranya, Kepala BPSDM Sultra, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, para widyaiswara, fasilitator, pejabat struktural dan fungsional BPSDM, dan berbagai pihak terkait lainnya.
Laporan: Yoni
