oleh

Bank Sultra Ajak Masyarakat Akses Produk Industri Jasa Keuangan

KENDARI – Bulan inklusi keuangan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia bertepatan tanggal 27 sampai 28 Oktober 2018. Bank Sultra memanfaatkan Bulan Inklusi Keuangan dengan menawarkan produk jasa keuangan kepada masyarakat.

Olehnya itu, Bank Sultra mengajak masyarakat untuk mengakses seluruh produk industri jasa keuangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Devisi Coorporate Sekretaris Perusahaan Bank Sultra, La Ode Muh. Mustika saat ditemui di kantornya, Kamis (25/10/2018).

Dia menjelaskan, inklusi keuangan lebih diartikan sebagai akses masyarakat untuk mengenali seluruh produk industri jasa keuangan baik produk bank maupun non bank.

“Industri jasa keuangan untuk data 2016 yakni survei nasional OJK menghimpun bahwa untuk tingkat nasional literasi keuangan mencapai 29,66 persen dan inklusi keuangan 67,82 persen sedangkan untuk Sultra data 2016 literasi keuangan mencapai 26,55 persen dan inklusi keuangan 66,91 persen,” ujarnya.

Dari data tersebut, kata dia, di Sultra dari data 26,55 persen menggambarkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terkait produk jasa lembaga keuangan baik bank maupun non bank itu hanya mencapai 26,55 persen sedangkan tingkat inklusi keuangan masyarakat sudah menggunakan produk jasa lembaga keuangan baik bank maupun non bank sudah mencapai 66,91 persen.

Dia menuturkan, di tahun 2019 OJK mengharapkan secara nasional mencapai 75 persen untuk inklusi keuangan dan salah satu langkah yang dilakukan dalam mewujudkan hal tersebut adalah kegiatan pada 27 hingga 28 Oktober 2018.

“Jadi, nanti bukan hanya Bank Sultra, kegiatan inklusi keuangan ada 22 stand yang akan disiapkan dan diikuti sebanyak 118 industri jasa keuangan baik bank maupun non bank akan turut serta mempromosikan atau melakukan sosialisasi terhadap seluruh jenis produk perbankan,” ucapnya.

Pihak Bank Sultra akan melayani pembukaan rekening, rekening klub untuk pelaku usaha umkm, dan sebanyak 16 ribu kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk petani yang akan dibayarkan preminya selama dua bulan.

“Kami akan bayarkan iuranya selama dua bulan untuk menstimulus para petani dalam mendapatkan jaminan sosial. Bank Sultra yang tanggung iuran selama dua bulan. Kemudian tema yang akan diusung yakni sinergi mendorong percepatan akses keuangan,” tutupnya. (a)


Reporter : Waty


Terkini