oleh

Bank Sultra Cabang Utama Ditutup Sepekan, Layanan Nasabah Dialihkan ke 13 Kantor Operasional

KENDARI – Guna memutus mata rantai penyebaran covid-19, Manajemen Bank Sultra mengambil opsi menutup sementara operasional dan layanan di Bank Sultra Cabang Utama.

Penutupan kantor yang beralamat di Jalan Mayend Soetoyo Nomor 95 Kendari ini dilakukan pasca konfirmasi empat karyawan dinyatakan positif covid-19.

Penutupan layanan di Bank Sultra Cabang Utama akan berlangsung selama 7 hari terhitung sejak 7 hingga 13 September 2020 mendatang.

.Direktur Umum Bank Sultra Abdul Latif meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir karena pelayanan perbankan tetap bisa dilakukan melalui 13 kantor operasional yang tersebar disejumlah wilayah di Kota Kendari.

“Untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Kota Kendari, saat ini Bank Sultra telah memiliki 13 (tiga belas) Kantor yang tetap membuka layanan, ” kata
Abdul Latif dalam rilisnya, jumat 4 September 2020.

Adapun 13 kantor operasional yang dimaksud yaitu kantor cabang pembantu Sao-Sao, Kantor Kas Anduonohu, Kantor Kas Walikota, Kantor Kas Wua-Wua , Kantor Kas Gubernur, Kantor Kas Baruga, Kantor Kas Mandonga, Kantor Kas Lapulu, Kantor Kas Kota, Kantor Kas UHO, Kantor Kas Kambu/ Mandala Waluya, Kantor Kas Perizinan Kota, dan Kantor Kas RSUD Kota Kendari.

Sementara itu, lanjutnya, terkait empat karyawan Bank Sultra yang dinyatakan positif, Abdul Latif menegaskan bahwa pegawai yang terinfeksi covid-19 dinyatakan sehat.

“Dua karyawan diketahui terpapar corona setelah melakukan kontak erat dengan keluarga yang positif covid-19. Sedangkan dua lainnya yang baru terkonfirmasi beberapa hari lalu saat ini telah dikarantina di Rumah Sakit Kota Kendari,” terangnya.

Abdul Latif juga menuturkan, sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 ini, maka dilaklukan kegiatan rapid test kepada pegawai serta Swab test kepada pegawai yang kontak erat dengan pegawai kami yang dinyatakan positif COVID-19.

“Untuk sterilisasi kami juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh kantor dan ruang ATM. Selain itu kami juga senantiasa memperhatikan dan patuh terhadap arahan dari pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam masa pandemik ini” tambahnya.

Dijelaskannya juga, sejak awal masa pandemi l, diseluruh area akses masuk kantor dan area masuk ATM telah kami sediakan wastafel cuci tangan.

Selain itu pihaknya juga menyiapkan petugas untuk memeriksa suhu tubuh. Bahkan nasabah dan pegawai diwajibkan untuk memakai masker. Semua ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk melindungi nasabah dan pegawai dari COVID-19.

“Kami juga kembali menghimbau kepada seluruh pegawai serta masyarakat kota kendari untuk senantiasa memelihara imunitas tubuh dan paling utama berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari penularan COVID-19 ini,” pungkasnya.

Terkini