oleh

BAPOMI Sultra Optimis Borong Emas di POMNAS Padang

-NEWS-233 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Sulawesi Tenggara (BAPOMI Sultra) melepas sebanyak 99 kontingen atlit untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Padang Sumatra Barat.

Acara pelepasan itu, dilangsungkan oleh Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Muhammad Zamrun Firihu di Gedung Auditorium UHO selaku penasehat BAPOMI Sultra, Selasa (2/10/2022).

Ketua BAPOMI Sultra, Nur Arafah mengatakan,  para atlit itu terdiri dari berbagai macam universitas yang ada di Sultra, seperti Universitas Halu Oleo, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas 19 November Kolaka.

“Kalau dari UHO sendiri ada sekitar 90 orang. Tapi ini semua ada proses seleksi, baik kita seleksi di daerahnya, datang seleksi di UHO maupun lewat juga trening center,” ujarnya.

Kata dia, 99 atlit itu nantinya bakal mengikuti 10 cabang olahraga (cabor) yang terdiri dari, atletik, badminton, futsal, taekwondo, panjat dinding, pencak silat, petanque, renang, sepak tak row, dan karate.

Rencananya para atlit itu bakal melakukan pertandingan di 17 November 2022 mendatang. Olehnya akan melakukan keberangkatannya secara bergelombang mulai dari, 13 dan 15 November 2022.

Selanjutnya, dirinya berharap para atlit tersebut dapat meraih hasil yang terbaik dengan memborong emas di kejuaraan POMNAS Padang untuk mengharumkan nama daerah maupun universitas masing-masing.

“Kita berharap para atlit dapat prestasi terbaik dari 32 provinsi yang mengikuti kejuaraan tersebut. Kami berharap setidaknya dapat masuk 10 besar,” katanya.

Di tempat yang sama Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun Firihu selaku Penasehat BAPOMI Sultra  menyampaikan pesan kepada seluruh para atlit agar dapat bertanding secara sportif.

“Satun kuncinya yang sering saya sampaikan, yaitu agar dalam melakukan pertandingan  bayangkan bahwa itu adalah pertandingan final agar kita dapat mengeluarkan seluruh kemampuan kita yang ada, sebab kalau final itu kan kalau kalah, gugur,” ucapnya.

Reporter : Muhammad Ismail