oleh

Begini Penjelasan Hidayatullah Tidak Masuk 10 Besar Seleksi KPU Sultra

-FEATURED-95 dibaca

KENDARI – Ketua KPU Sulawesi Tenggara (Sultra), Hidayatullah mengklarifikasi terkait dengan posisinya yang tidak lolos 10 besar menjadi komisioner KPU Sultra akibat namanya yang masuk dalam daftar panggilan KPK.

Ia mengatakan, dirinya meminta perlindungan ke KPU RI sebagai pembanding karena masih penyelenggara yang aktif.

“Kerena saya masih aktif, ada tuduhan-tuduhan baik dari Timsel (Tim Seleksi), maupun masyarakat, untuk itu perlu saya klasifikasi di KPU RI sebagai pimpinan saya, kalau putusan, saya tidak lolos itu harus terima,” katanya saat ditemui di salah satu warung kopi di Kendari, Sabtu (14/4/2018).

BACA JUGA: Hidayatullah Yakini Ada Makelar pada Seleksi Calon Komisioner KPU Se-Sultra

“Jadi setelah saya mendengarkan penjelasan dari tim seleksi kenapa saya tidak lolos saya sudah menerimanya,” ungkapnya.

Hidayatullah menerengkan, dirinya telah menerima baik buruknya, paling terpenting, lanjutnya yakni kredibilitas kelembagaan dan integritas penyelenggaraan Pemilu 2018 di akhir masa jabatannya.

“Tapi sebagai komisioner yang dianggap punya masalah, makannya tidak perlu saya sampaikan kepada publik, saya sampaikan kepada pimpinan di KPU RI bahwa masalah saya di KPK,” terangnya.


Reporter: Ruslan
Editor: Kardin

Terkini