oleh

Begini Peta Tim Koalisi Pemenangan Jokowi Pada Pilpres 2019

JAKARTA – Joko Widodo tidak begitu sulit mempersiapkan diri menghadapi pertarungan Pilpers 2019, selain didukung banyak partai politik, mantan Walikota Solo itu juga didukung sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama di seluruh Indonesia, tentu dukungan dari Parpol menjadi kiblat Jokowi dalam mementukan strategi politik untuk melenggang ke dua periode.

Seperti pertemuan koalisi partai politik pengusung, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, mengatakan, partainya telah melakukan pertemuan pada Senin,(6/7) merupakan langkah melengkapi struktur tim pemenangan Joko Widodo untuk memetakan tim kerja di seluruh daerah.

“Saat ini sedang dilengkapi yaitu terdiri dari dua ya yang pertama struktur team kampanye nasional dan yang kedua personalia,” kata Johnny kepada awak media di posko Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Senin (7/8/2018).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, tokoh-tokoh yang akan duduk dalam struktur team pada prinsipnya terbagi dari beberapa  bagian, yang pertama menyangkut ketua tim kampanye nasional sekertaris tim kampanye nasional dan bendahara tim kampanye nasional.

Ia mengungkapkan, tokoh atau tiga politisi yang akan menempati posisi tersebut nanti akan diisi setelah ada penetatapan Capres dan Cawapres dalam koalisinya.

“Ketua tim kampanye nasional sekertaris dan bendahara nanti akan ditetapkan oleh pasangan calon, tidak masalah dari parpol atau dari professional atau non parpol sehingga kemenangan nanti kemenangan besar untuk Indonesia lebih hebat,” paparnya.

Selain itu, Jhonny menyebutkan untuk struktur team mereka juga membentuk dewan pengarah yang di ambil dari masing-masing partai pengusung.

“Ada juga dewan penasihat yang diisi oleh tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh nasional dibawahnya. Para sekjen yang dibawa 9 orang politisi atau ahli yang akan mengisi ccr yang nanti dilengkapi dengan koordinator wilayah di 34 provinsi dilengkapi dengan tim ahli dan konsultan dibawahnya,” tukasnya.

Dia berharap nantinya bidang-bidang tersebut diisi oleh orang-orang yang mumpuni serta yang mehami bidangnya masing-masing sehingga dalam proses kampanye memenangkan Joko Widodo sebagai Capres nanti berjalan lebih efektif dan produktif.

“Juru bicaranya saja itu 250 orang berarti ada ratusan tim karena ini tim kampanye nasional tentu organisasinya kita pelajari betul dari beberapa pemilihan presiden sebelumnya termasuk pemilihan presiden 2014 yang lalu dimana saat itu timnya lebih ramping tapi efektif sekarang lebih besar dengan harapan ya lebih efektif lagi,” pungkasnya.

“Nanti ada juru kampanye dan tim itu dilengkapi dengan buku pintar, buku pintar itu isinya terkait dengan kinerja kabiner saat ini yang terkait dengan prospektif indonesia 2019 menuju 2045 dengan nawacita itu sendiri titik titik penting yang akan nanti diisi dengan program terapan selalu pada program Jokowi, berbedanya terkait dengan kebijakan fiskal ya maka money program itu akan di teruskan,” paparnya.(b)


Reporter : Suriadin

Terkini