oleh

Berantakan, Pengelolaan TPI Kendari Disorot

Reporter: La Ato

KENDARI – Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kelurahan Sodoha, Kecamatan Kendari Barat menjadi sorotan DPRD Kota Kendari pada Jumat, 12 Maret 2021.

Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama Dinas Perikanan Kota Kendari, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kendari, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari, Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Kendari, Dinas Perhubungan Kota Kendari, SatPol PP Kota Kendari, PDAM Tirta Anoa Kota Kendari, Kepala UPTD TPI Sodoha, serta Koordinator Aliansi Pedagang dan Nelayan di Aula Rapat Kantor DPRD Kota Kendari.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu yang memimpin RDP mengatakan, pertemuan ini diadakan sebagai respon dari keluhan masyarakat dan pedagang.

“Masalah yang krusial adalah banyaknya los-los yang tidak diketahui siapa pemungut retribusinya. Olehnya itu, RDP ini digelar untuk mencari solusi agar pengelolaan TPI ke depannya bisa maksimal,” terang Andi Sulolipu.

Terkait dengan persoalan retribusi tersebut, lanjut Andi Sulolipu, penanganannya sudah dikembalikan ke satgas pemerintah, dalam hal ini SatPol PP.

“Satgas sendiri sudah memberikan beberapa kali peringatan, termasuk jual beli lapak yang berkisar sampai belasan juta,” lanjutnya

Selain itu, untuk mengatasi persoalan sampah yang sudah menumpuk bertahun-tahun di TPI tersebut, Andi Sulolipu mengaku sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari.

“Insyaa Allah besok sampah tersebut akan diangkut oleh Dinas PU,” janjinya.

Menanggapi persoalan sampah di TPI yang menumpuk, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Arifin R. mengaku, pihaknya kekurangan personel dalam menangani kebersihan di TPI Kendari.

“Wilayah untuk dibersihkan sangat luas. Sampah yang menumpuk bertahun-tahun tebal sekali. Jadi tidak bisa kami tangani sendiri,” ucapnya. (B)

Terkini