oleh

BKKBN Sultra Sosialisasi Penyediaan Informasi Peringatan Dini Dampak Kependudukan

KENDARI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, mengenai masalah kependudukan dalam kegiatan temu kerja pengelolaan peringatan dini dampak kependudukan serta sosialisasi penyediaan informasi peringatan dini dampak kependudukan.

Pelaksana Tugas (Plt) kepala BKKBN provinsi Sultra, Mustakim mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu konsep bagaimana langkah tepat dalam menyiapkan konsep peringatan dini dampak kependudukan karena banyak ulah penduduk yang bisa menyebabkan dampak tertentu.

“Misalkan penduduk yang suka buang sampah sembarangan ini bisa menimbulkan kebanjiran, sehing kita perlu lakukan survei dan merumuskan serta bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat supaya dapat disosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarang tempat, “ungkap Mustakim saat ditemui usai kegiatan, Kamis (18/10/2018).

Ia menjelaskan, BKKBN salah satu instansi yang siap bekerja dalam menyiapkan dan merumuskan konsep-konsep tertentu untuk menyikapi masalah kependudukan utamanya masyarakat Sultra. “Tujuan mensosialisasikan program temu kerja melalui pengelolaan peringatan dini dampak kependudukan stekholder sehingga dari kegiatan sosialisasi ini dapat diterapkan dalam masyarakat supaya permasalahan yang ada di masyarakat bisa teratasi,” ucapnya.

Adapun, pesertanya berjumlah 46 orang yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Keluarga Berencana(KB) se kabupaten kota serta mitra kerja bidang dinas pengendalian penduduk. “Harapannya edukasi peringatan dini dampak kependudukan bisa menyukseskan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga berencana,” tutupnya. (a)

Reporter Waty


Terkini