oleh

BPBD Mubar Bersurat ke Deputi II BPN Pusat

-FEATURED-87 dibaca

MediaKendari. Com,  Laworo – Sebuah tindakan positif yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Muna Barat (Mubar).

Setelah mengetahui kalau alokasi anggaran untuk bantuan logistik dan perbaikan sebanyak 417 rumah warga yang tergenang banjir akibat hujan yang berkepanjangan, kini BPBD meminta bantuan ke Direktur Tanggap Darurat BPN Pusat.

Kepala BPBD Mubar,  Naazirun mengatakan,  kalau hanya mengandalkan bantuan dari Pemkab sebanyak Rp 900 juta,  itu tidak cukup.  Sehingga pihaknya harus mengambil langkah positif untuk meminta bantuan ke BPN pusat.

“Yang kami jelaskan untuk Deputi II melalui Direktur tanggap darurat BPN pusat adalah akibat hujan dengan intensitas tinggi dan lama yang mengakibatkan meluapnya aliran sungai setinggi 70 cm hingga 140 cm yang terjadi di sungai Kambara,  Waturempe,  Wandoke,  di Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep) sungai Lemoambo,  Lakawohe,  Remba dan Guali Kecamatan Kusamabi, ini sangat butuh bantuan dan perhatian khusus buat pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kemudian,  sungai Remba dan Soga Kecamatan Sawerigadi serta sungai Wulanga Jaya Kecamatan Tiworo tengah juga sangat membutuhkan bantuan.  Karena data yang dihimpun BPBD kalau ketinggian air itu rata rata 1 meter sampai 230 cm.

“Meskipun tim BPBD melajukan evakuasi,  pebuatan kanal banjir pendataan dan tindakan kedaruratan lainya,  namun yang masih menjadi kendala adalah hujan masih turun,  listrik masih padam lokasi masih suslit dijangkau karena masih tingginya genangan air dan minimnya fasilitas evakuasi, sehingga peran serta BPN sangat diharapkan,” jelasnya.

Laporan : Zulfikar
Editor     : Redaksi

Terkini