oleh

Buku Arsitektur Benteng Keraton Buton Rencana Diluncurkan Tahun Depan

-NEWS-803 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) rencananya bakal meluncurkan buku terkait arsitektur benteng keraton Buton abad ke 16-19 tahun depan 2023.

Kepala Balitbang Sultra, Isma mengungkapkan saat ini penyusunan buku tersebut sudah masuk tahap akhir. Pihaknya bekerja sama dengan para Ahli Antropologi, Arkeologi, Sejarah yang berasal dari Universitas Halu Oleo, Universitas Gajah Mada dan Universitas Indonesia dalam penyusunan buku tersebut.

Baca Juga : Kadishub Kota Kendari Jamin Operasi Bus Trans Lulo Tidak Ganggu Angkot

“Diharapkan hasil dari penelitian dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta tak kalah pentingnya adalah kita dapat mengetahui secara pasti terkait arsitektur yang digunakan dalam membangun Benteng Keraton Buton,” ungkap Isma, Senin (14/11/2022).

Isma mengatakan pihaknya juga melakukan kegiatan penyusunan Buku Sejarah dan Budaya Buton (Diaspora orang Buton) di Indonesia dengan lokus dalam penyusunan buku itu berfokus pada empat daerah yaitu Provinsi Papua Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Maluku. Selain itu, nanti juga akan  dilaksanakan FGD di 6 kabupaten/kota di Provinsi Sultra dengan tujuan agar penyusunan buku dimaksud mendapatkan informasi terhadap penyebaran Orang Buton dimasa lampau dibeberapa daerah di Indonesia.

“Dari empat kegiatan tersebut hasilnya akan segera dilaporkan kepada Bapak Gubernur (H Ali Mazi, SH) diakhir tahun 2022. Selanjutnya akan disebar luaskan melalui media cetak elektronik serta melakukan penggandaan buku Sejarah dan Budaya Buton (Diaspora Orang Buton) di Indonesia dan Buku Arsitektur Peradaban Benteng Keraton Buton dan Buku Produk Unggulan Daerah yang akan disimpan di Perpustakaan Internasional,” katanya.

Baca Juga : Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Konawe Gelar Upacara di TMP Asoa

Isma menambahkan pihaknya juga melakukan penelitian dan pengembangan sagu dan memberikan pelatihan serta pendampingan petani sagu di Kabupaten Konawe. Di Kabupaten Konawe Selatan pihaknya juga melakukan penelitian dan pengembangan sapi unggul bekerja sama dengan BRIN Pusat.

“Sebagaimana kita ketahui sagu salah satu bahan cadangan makanan pokok masyarakat Sulawesi Tenggara yang perlu dipertahankan dan dikembangkan serta BRIN Pusat sangat antusias dalam pengembangan Sapi Pedaging disebabkan salah satu daerah pemasok Sapi pedaging sampai ke pulau jawa adalah Provinsi Sultra,” tandasnya.

Reporter : Rahmat R.
Editor : Ardilan

Facebook : Mediakendari