oleh

Bupati Buteng Laporkan Pertanggungjawaban APBD 2020 kepada DPRD

 

Reporter: Syaud Al Faisal

BUTON TENGAH – Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahuddin menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Buteng pada Selasa, 22 Juni 2021.

Samahuddin secara rinci memaparkan laporan realisasi APBD atau LRA tahun anggaran 2020 terkait dengan realisasi pendapatan, belanja, surplus, defisit dan pembiayaan selama tahun anggaran 2020.

Berdasarkan hasil audit BPK RI, realisasi pencapaian tahun anggaran 2020 sebesar 641 milyar 453 juta rupiah atau 100,07 persen dari target sebesar 641 milyar 34 juta rupiah atau naik sebesar 23 milyar 963 juta rupiah atau 3,88 persen dibanding tahun anggaran 2019 yang mencapai 617 milyar 489 juta rupiah.

“Jumlah tersebut berasal dari realisasi pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 19 milyar 976 juta rupiah realisasi trasnsfer sebesar 578 milyar 373 juta rupiah dan realisasi lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar 43 milyar 102 juta rupiah,” ujar Samahuddin saat memberikan sambutan.

Selain melaporkan realisasi anggaran, Bupati Samahuddin juga melaporan realisasi Pos Belanja Daerah, transfer, pembiayaan serta laporan Perubahan Saldo Anggaran, Aperasional, Perubahan Ekuitas, Neraca, dan Arus Kas.

Dengan komposisi pendapatan dan pembelanjaan tersebut, Samahuddin menjelaskan, APBD tahun 2020 ini mengalami surplus sebesar 34 milyar 944 juta rupiah, sedangkan penggunaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sebesar 56 milyar 747 juta rupiah dikurangi dengan pengeluaran pembiayaan sebesar 15 milyar rupiah sehingga Silpa anggaran tahun 2020 sebesar 76 milyar 692 juta rupiah.

“Jumlah tersebut merupakan nilai akhir dari laporan saldo anggaran lebih tahun 2020 yaitu komponen kedua LKPD Buton Tengah tahun 2020,” paparnya.

Atas semua yang dilaporkan, ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerjasama dan sinergi semua pihak termasuk ASN, perangkat daerah dan mitra kerja pembangunan DPRD atas keberhasilan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut dan upaya yang telah dilaksanakan bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Saya berharap, dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 ini dapat memberikan gambaran dan informasi yang jelas kepada semua pihak atas kinerja keuangan yang telah dilaksanakan,” pungkasnya. (B)

Terkini