oleh

Bupati Butur Luncurkan Bibit Rumput Laut Unggulan Bernama ‘Kulisusu’

Reporter : Safrudin Darma

Editor : Kang Upik

BURANGA – Pemerintah Kabupaten Buton Utara kembali meluncurkan produk inovasinya, kali ini di bidang kelautan berupa bibit rumput laut jenis baru yang diberi nama ‘Kulisusu’.

Bibit yang diresmikan peluncurannya oleh Bupati Butur Abu Hasan di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Butur, Senin (29/7/2019), merupakan hasil perkawinan silang antara rumput laut lokal dengan jenis kultur jaringan.

Pengembangan bibit ini dilakukan salah seorang Profesor Perikanan yang juga akademisi di Fakultas Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yakni Prof. Aslan, melalui program kerjasama Pemda Butur dan UHO sejak 2018 lalu.

Dalam sambutan peluncuran produk bernama salah satu wilayah di Butur ini, Abu Hasan menuturkan, jika bibit rumput laut ini adalah bentuk komitmen Pemda untuk menjawab masalah para petani rumput laut.

Gagasan pengembangan bibit ini, kata Abu, terinspirasi dari keluhan masyarakat yang kerap disampaikan padanya saat berkunjung ke lapangan. Dimana petani masih mengembangkan rumput laut lokal dengan hasil yang dianggap belum maksimal.

“Oleh karena itu, kami berupaya agar bisa mengoptimalkan bibit unggulan, maka kami melakukan persilangan antara bibit lokal dan bibit jenis kultur jaringan yang menghasilkan rumput laut Kulisusu,” kata Abu Hasan di Kantor DKP Butur, Senin (29/7/2019).

Ia juga menjamin, jika bibit bernama Kulisusu ini merupakan bibit unggulan, yang berarti jauh lebih baik ketimbang bibit lainnya, hasil pengembangan secara tradisional oleh masyarakat.

BACA JUGA :

“Kualitasnya lebih baik dan bagus. Kita lihat saja dari fisiknya sudah sangat luar biasa dan ini tahan terhadap penyakit, tahan hama dan lain-lain,” ungkap Mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini.

Ketua DPD PDIP Sultra ini juga menjelaskan, Pemda Butur akan terus mengembangkan bibit unggul bagi para petani rumput laut. Begitu pula dengan distribusinya yang akan diberikan secara gratis bagi petani, secara berkelanjutan.

“Saya minta yang diberi bantuan itu yang masuk dikelompok. Jadi, kalau ada keluarga yang belum masuk dikelompok, segera dibawa, digiring untuk masuk dikelompok arena petani rumput laut tidak boleh kekurangan tali,” pungkasnya.

Berdasarkan data DKP Butur, untuk jumlah kelompok tani rumput laut yang terdata yakni sebanyak 18 kelompok, dengan jumlah anggota mencapai 475 orang. (A)

Terkini