EKONOMI & BISNISMAKASSARPERBANKAN

Cerita dari Tanah Timur, LPS Bangun Kemitraan Baru Lewat Media Gathering 2025

701
Mengusung tema “Cerita dari Tanah Timur”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi baru antara LPS dan 25 perwakilan media dari Kendari, Palu, Manado, dan Sorong.

MAKASSAR, MEDIAKENDARI.com – Kantor Wilayah III Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan LPS Media Gathering 2025 yang digelar pada 14–16 November 2025 di Kota Makassar.

Mengusung tema “Cerita dari Tanah Timur”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi baru antara LPS dan 25 perwakilan media dari Kendari, Palu, Manado, dan Sorong.

Kepala Kantor Perwakilan (KPW) III LPS, Fuad Zaen, dalam sambutannya menegaskan bahwa media memiliki peran sentral dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya terkait program penjaminan simpanan.

Menurutnya, edukasi publik tidak dapat berjalan optimal tanpa peran aktif media sebagai penyampai informasi yang akurat dan terpercaya.

“Media dapat menjangkau jauh lebih banyak masyarakat dibandingkan capaian fisik LPS. Karena itu, rekan-rekan media adalah mitra strategis kami dalam mengedukasi publik mengenai penjaminan simpanan,” ujar Fuad.

Fuad menambahkan bahwa Media Gathering 2025 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum mempererat kerja sama yang selama ini telah berjalan.

Menurutnya, tantangan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional membutuhkan dukungan komunikasi publik yang kuat, sehingga sinergi dengan media menjadi sangat penting.

Sementara itu, Deputi Kepala KPW III LPS, Prayitno Amigoro, memaparkan kondisi penjaminan simpanan di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua).

Berdasarkan data per 31 Oktober 2025, LPS menjamin 99,97 persen rekening nasabah bank di wilayah tersebut atau seluruh rekening dengan saldo hingga Rp2 miliar.

Prayitno menegaskan bahwa simpanan masyarakat di bank yang memenuhi syarat 3T yakni Tercatat, Tingkat bunga wajar, dan Tidak menyebabkan bank gagal, secara otomatis dijamin oleh LPS.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan.

Dalam sesi diskusi, Fuad juga mengingatkan pentingnya pemahaman nasabah terkait batas penjaminan simpanan sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank.

“Mendorong masyarakat untuk mendistribusikan dana ke beberapa bank jika memiliki simpanan di atas batas tersebut, agar seluruh dananya tetap terlindungi apabila bank mengalami masalah,” jelasnya.

Kegiatan media gathering ini dikemas dengan sesi diskusi interaktif, pemaparan kebijakan LPS, hingga agenda kebersamaan yang mendorong kolaborasi lebih dekat antara LPS dan awak media.

Para peserta juga diajak melihat perkembangan layanan LPS di wilayah timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat ikatan kerja sama.

Melalui tema “Cerita dari Tanah Timur”, LPS berharap komunikasi dengan media tidak hanya sebatas penyebaran informasi, tetapi menjadi kisah kolaborasi jangka panjang dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan mendukung stabilitas sistem keuangan nasional.

 

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version