oleh

Dalam Sehari, 2 Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Kolaka Utara

-PERISTIWA-121 dibaca

Reporter : Pendi

Editor : Wiwid Abid Abadi

LASUSUA – Dalam sehari, terjadi dua kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kebakaran pertama terjadi pada Kamis (19/9/2019), sekitar pukul 10.30 WITA, di Desa Lawaki, Kecamatan Tolala, Kolut. Desa itu, merupakan perbatasan langsung antara Sultra dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kebakaran di Desa Lawaki mengakibatkan 10 hektar lahan perkebunan hangus. Kebakaran itu disebabkan saat seorang warga bernama Hairul (27 tahun) membakar sisa kayu yang ia gunakan untuk membangun rumah kebun.

Usai membakar kayu itu, Hairul lalu meninggalkanya dengan menuju perkampungan untuk makan siang.

Beberapa saat kemudian, angin bertiup kencang dan membuat api makin membesar, lalu membakar kebun warga yang berisi tanaman merica.

Kejadian itu langsung ditangani oleh pihak Polsek Tolala, dibantu oleh warga langsung memadamkan api. Hingga berita ini dinaikkan masih ada beberapa titik api yang masih menyala akibat tiupan angin dan musim kemarau.

Lalu, dihari yang sama, sekitar pukul 11.30 WITA, di Desa Tolala, Kecamatan Tolala, Kolut juga terjadi kebakaran lahan. Tepatnya dia belakang SMA 1 Tolala. Kebakaran itu menghanguskan kurang lebih satu hektar lahan warga.

Nyaris sama dengan kebakaran di Desa Lawaki, kebakaran di Desa Tolala juga disebabkan karena kelalaian oknum warga.

Adalah Timun (72 tahun), seeorang warga yang sengaja membakar dengan maksut untuk memberi tanda batas lahannya.

Baca Juga:

Namun, tiba tiba angin bertiup kencang dan membuat api semakin membesar hingga menyambar lahannya lainnya. Kurang lebih satu hektar lahan habis terbakar.

Kapolsek Tolala, Iptu Rahman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya karhutla diwilayahnya.

“Diduga pelaku pembakaran, Timun Lois Pribadi kini sudah diamankan di Polsek Tolala,” katanya.

Menurut informasi dari warga pelaku pembakaran sempat hendak melarikan diri setelah api tidak bisa ia padamkan.

Hingga berita ini dipublish, pihak Kepolisian setempat, dibantu warga masih melakukan upaya pemadam dan antisipasi kebakaran susulan. (B)

Terkini