oleh

Dari 336.995 Jiwa Warga Kota Kendari, 34.265 Tidak Punya KTP

KENDARI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari telah melaporkan data penduk hingga di Bulan Juni 2018 .

Kepala Disdukcapil Kota Kendari, H. Halili mengatakan, untuk jumlah penduduk di Kota Kendari pada Juni 2018 tercatat sebanyak 336.995 jiwa.

“Jadi jumlah wajib KTP Elektronik sebanyak 237.738 jiwa,” ucapnya saat ditemui Medikendari.com di ruang kerjanya, Kamis (26/07/2018).

Lanjutnya, untuk total yang sudah merekam sebanyak 203.473 sedangkan yang belum merekam, belum memiliki E-KTP sebanyak 34.265 namun pikaknya tetap memfasilitasi agar warga Kota Kendari dapat melengkapi diri dengan dokumen kewarganegaraan.

“Terus didorong, seperti jumlah perekaman pada tanggal 1 hingga 31 Juni saja berjalan sebanyak 719,” lanjutnya.

Dia menambahkan, blanko KTP-el yang diterima tahun 2018 berjumlah 24.000, yang rusak sebanyak 13, dan tercetak 1.410, sehingga sisa blanko 1.936 artinya kata Halili, ketersediaan fasilitas di Capil masih bisa memenuhi permintaan masyarakat.

Sambungnya, Print Ready Record (PRR) yang sudah siap cetak 5,253 kemudian Send For Enrolmen (SFE) 242.

“Artinya habis merekam kita kirim dulu di pusat tidak langsung dicetak kemudian di terima lalu ditukarkan datanya, baru disini ada perintah untuk dicetak maka kami akan mencetaknya,” tambahnya.

Salain KTP, Halili juga menuturkan, target kepemilikan untuk akte kelahiran dari 0 sampai 18 Tahun 108,697 dan yang sudah memiliki siak di onlinenya 51,644 kemudian yang sudah memilih akte kelahiran tapi non siak 47,512 namun yang belum memiliki sekitar 57,053.

Sedangkan akte data kematian warga Kota Kendari, daeri banyaknya yang meninggal baru 444 yang melaporkan ke Disduk Capil selama tahun 2018.

“Diharapkan kepada pihak kelurahan, setiap ada warganya yang meninggal dunia agar berkordinasi sama RT/RW sehingga dibuatkan surat keterangan terus disampaikan ke Disduk Capil,” harapnya.

“Kami juga sedang berkordinasi dengan pihak pemakaman agar melaporkan kepada Disduk Capil ketika ada pemakaman,” tutupnya.


Reporter : Hendrik B
Editor : Hendriansyah

Terkini