oleh

Desa Sinar Masolo Gelar Seminar, Kepala Bappeda Konkep: Ini Patut Dicontoh

LANGARA – Desa Sinar Masolo Kecamatan Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Seminar dan Lokakarya (Semiloka) di Balai Desa Mosolo pada Rabu (27/12).

Kegiatan yang dilaksanakan hingga 28 Desember ini mengangkat tema Membangun Konkep dari Desa dengan menghadirkan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Konkep. Menurut Kepala Desa Sinar Masolo, Alimudin, seminar ini menjadi linearitas dari visi program Presiden RI.

“Membangun Konkep dari desa ini memiliki inspirasi dari program Pak Jokowi, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran,” ungkap Alimudin, Kamis (28/22).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Konkep, Abdul Halim mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Sinar Masolo yang berhasil menggelar seminar dengan mengintegrasikan nawacita Presiden RI. Menurutnya agenda seperti ini harus dicontoh pula desa lain.

“Setau saya baru Sinar Masolo yang memberi contoh seminar seperti ini di Konkep,” ungkap Halim.

Tambah Halim, desa harus diberikan perhatian serius oleh pemerintah. Karena menurutnya, maju mundurnya Konkep sangat ditentukan pula oleh kemajuan desa.

Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Konkep, Ansaruddin bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Konawe Kepulauan, Jamhur Umirlan

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas PMD Konkep, Jamhur Umirlan juga menjelaskan, sinergitas pemuda dan pemerintah dapat menentukan kemajuan desa. Sehingga dirinya berpesan kepada pemuda agar jangan membentuk kubu-kubuan.

“Pemuda itu jangan ada kubu-kubuan, harus bersinergi membantu kemajuan desa,” jelas Jamhur.

Selain itu, menurut Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Konkep, Ansaruddin, seminar seperti yang digelar di Desa Sinar Masolo ini menjadi Pillot Project untuk desa-desa lain. Menurutnya, usai Semiloka ini harus ada tindak lanjutnya.

“Kita berharap ini akan ada tindak lanjut, karena penjelasannya masih pemahaman dasar belum sampai ke teknis, sehingga desain diskusi kedepan akan berlanjut ke hal-hal teknis atau keterampilan,” ucap Ansaruddin.

Reporter: Jubirman
Editor: Kardin

Terkini