oleh

Di Baubau Belasan WNA Tinggal di Rumah Kosong, Apa Tujuannya?

BAUBAU – Masyarakat Kota Baubau dihebohkan oleh keberadaan 19 Warga Negara Asing (WNA) tak dikenal yang berada di Kelurahan Lipu Kecamatan Murhum.

Menurut keterangan Kapolres Baubau, AKBP Daniel W. Mucharam, pad Rabu malam pihak Polres Baubau mendapat informasi ada 19 orang warga asing dengan ciri-ciri berasal dari wilayah Asia Timur atau Timur Tengah menempati rumah kosong.

“Kami periksa mereka berasal dari Negara Srilangka. Setelah dicek dokumen surat izin tinggalnya, ada dua paspor yang sudah lewat masa izin berlakunya sehingga kami langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi,” ungkap Daniel saat ditemui di ruang kerjanya, (09/11).

Daniel menuturkan, pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan Kantor Imigrasi Kota Baubau untuk melihat apakah ada pelanggaran atau tidak.

“Saat ini kami lakukan pengamanan terhadap tempat tinggal mereka (WNA, red) sambil mencari tahu apakah benar tujuan mereka datang ke Baubau untuk berwisata seperti yang diungkapkan oleh salah satu dari mereka atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kota Baubau, Edisong, membenarkan perihal keberadaan 19 WNA asal Srilangka.

“Anggota kami menemukan 19 orang WNA asal Srilangka semalam serta mempunyai paspor dan izin tinggal kunjungan,” kata Edisong.

Kendati demikian, pihaknya tidak langsung percaya begitu saja karena belajar dari pengalaman Tahun 2012-2013 lalu.

“Baubau ini kan termasuk jalur persinggahan pengungsi, maka dari itu kami tetap waspada meskipun WNA ini punya paspor izin tinggal kunjungan,” jelasnya.

Antisipasi hal tersebut, pihak Imigrasi memutuskan mengambil paspor dan membawa para WNA untuk diproses lebih lanjut dikantor Imigrasi. Edisong menuturkan seharusnya jika memang datang berwisata, WNA tidak boleh tinggal di pemukiman warga dan harusnya bermukim di salah satu hotel.

“Setelah hasil pemeriksaan selesai dan pengacaranya sudah datang, maka WNA tersebut mampu kembali ke negara asalnya dengan biaya pribadi akan langsung kami pulangkan ke negaranya,” pungkasnya.

Reporter: Ardilan
Editor: Kardin

Terkini