oleh

Dinas Pendidikan Konkep Rehap Rumah Penyandang Disabiliitas

LANGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Konawe Kepulauan merenovasi Dua rumah warga yang terletak di Desa Batumea Kecamatan Wawonii Tengah Kabupaten Konkep Provinsi Suawesi Tenggara (Sultra).

Renovasi yang dilakukan Disdikbud tersebut dalam persiapan menghadapi lomba Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) yang akan digelar pada tanggal 28 September 2018.

Disdikbud Konkep mendapatkan tugas dan tanggung jawab untuk menangani dua rumah. Rumah yang dimaksud yakni rumah Bapak Aminuddin (53) dan Ibu Fatriani (29). Renovasi rumah tersebut sudah dilakukan dalam kurung waktu sebulan dan sudah sampai tahap penyelesaian.

Saat ditemui, di lokasi renovasi rumah, Kadisdikbud Konkep Drs Muh Yani mengatakan sejauh ini dua rumah warga yang telah direhap. Bahkan, sudah ada rumah yang mencapai tahap 80 persen.

BACA JUGA: Desa Batumea Wakili Lomba P2WKSS, Kadis P2PA Konkep: Intens Monitoring Lokasi

“Untuk rumah pak Aminuddin sudah hampir kelar, atapnya sudah kami ganti yang baru, begitu halnya dengan dinding rumah, tinggal pengecetan saja. Mungkin 1 atau 2 hari lagi sudah akan selesai,” kata Muh Yani, (20/9).

Selain itu, Yani menuturkan untuk rumah pak Alif dan ibu Fatriani (pasutri), mereka yang mengalami tunawicara (tidak bisa berbicara), atap dan dinding rumah mereka sudah selesai. Saat ini, tukang tinggal merampungkan saja bagian dapur.

“Semoga secepatnya di tuntaskan. Kemudian untuk halaman pekarangan kedua rumah tersebut, tim Dikbud sementra menanam sayur-sayuran serta obat-obat tradisional seperti toga, rampah, jahe dan lain-lain,” tutur mantan Sekdis Disdikbud Konkep itu.

“Semoga, melalui program kegiatan lomba P2WKSS tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, dan juga lebih dapat mendekatkan hubungan silahturami antar pemerintah dan warga. Besar harapan melalui lomba ini dapat menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga keindahan halaman rumah, kesehatan dan tentunya pentingnya kerjasama antar warga,” pintanya.

Ditempat yang sama, salah seorang pemilik rumah Hasrianti menuturkan pihaknya sangat bersyukur atas dipilihanya Desa Batumea sebagai lokasi lomba.

Menurutnya, sebelumnya desa ini terlihat kurang indah dan bersih. Namun dengan adanya kegiatan ini sekarang seluruh ruas jalan terlihat bersih,” urai Hasrianti.

“Setiap rumah warga di cat dan direhap sesuai kondisi kerusakan. kami ini Pak hanya bisa mengucap syukur dengan adanya kegiatan di kampung kami,” pungkasnya saat ditemui di kediamannya, Kamis sore, (20/9/2018).(a)


Reporter: Ajad Sudrajad

Terkini