KENDARIMETRO KOTAPEMPROV

Dispar Sultra Gandeng GenPI dan Desata, Kuliah Kolaborasi Bokori Kupas Strategi Promosi Wisata

75
×

Dispar Sultra Gandeng GenPI dan Desata, Kuliah Kolaborasi Bokori Kupas Strategi Promosi Wisata

Sebarkan artikel ini
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), yang antusias mendalami strategi promosi pariwisata daerah.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sultra dan Desata menggelar Kuliah Kolaborasi di Pulau Bokori pada 12 November 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), yang antusias mendalami strategi promosi pariwisata daerah.

Mengusung tema “Strategi Promosi Destinasi Wisata Sulawesi Tenggara”, kuliah kolaborasi ini menjadi ruang belajar terpadu antara pemerintah, komunitas digital, serta pelaku industri kreatif.

Para peserta diajak memahami bagaimana promosi pariwisata dapat berjalan lebih efektif melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

Perwakilan Dinas Pariwisata Sultra dalam pemaparannya menekankan pentingnya pendekatan yang terintegrasi dalam pengembangan destinasi wisata.

Mulai dari peningkatan kualitas atraksi dan layanan, penguatan branding daerah, hingga penyusunan konten digital yang menarik dan relevan bagi wisatawan.

Sementara itu, GenPI Sultra membagikan pengalaman terkait strategi pengelolaan komunitas digital serta cara memaksimalkan peran media sosial dalam memperluas jangkauan promosi destinasi.

Desata turut menambahkan perspektif mengenai pentingnya pembangunan pariwisata berbasis masyarakat dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri diharapkan dapat mendorong percepatan promosi pariwisata Sulawesi Tenggara secara lebih kreatif dan berdampak luas.

Selain memperkenalkan potensi Pulau Bokori sebagai destinasi unggulan, kuliah kolaborasi ini juga menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Dengan keterlibatan aktif mahasiswa Unsultra, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan pariwisata Sulawesi Tenggara melalui ide-ide inovatif dan kampanye digital yang lebih profesional.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sulawesi Tenggara (Sultra), Belli Harli Tombili mengatakan kegiatan kuliah kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sultra untuk menghadirkan ekosistem pariwisata yang lebih kuat, inovatif, dan berkelanjutan.

“Promosi destinasi tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional, perlu kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas digital, pelaku industri, dan tentunya generasi muda seperti adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat penting dalam memperkuat promosi pariwisata Sulawesi Tenggara di era digital.

“Anak muda Sultra memiliki kreativitas tinggi dan kemampuan adaptasi yang cepat terhadap perkembangan teknologi. Kami berharap mereka dapat menjadi motor penggerak dalam memperkenalkan keindahan dan potensi wisata daerah kita ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Belli Harli Tombili juga menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan.

“Kami ingin pariwisata Sulawesi Tenggara berkembang tanpa mengorbankan lingkungan dan budaya. Justru nilai-nilai lokal dan kelestarian alam harus menjadi kekuatan utama dalam promosi destinasi. Melalui kolaborasi seperti ini, kami percaya pariwisata Sultra dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

You cannot copy content of this page