oleh

DJSN Gelar Edukasi Publik, Wabup Konsel Sebut Pemerintah Pusat Taruh Perhatian Khusus

ANDOOLO – Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menggelar edukasi publik Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang di buka langsung oleh Wakil Bupati, Arsalim Arifin, yang dihadiri oleh anggota DJSN Laode Nardin bertempat di salah satu hotel di Konsel, pada Kamis (22/2/2018).

Kata Arsalim, Edukasi Publik yang mengangkat tema Perluasan Cakupan Kepesertaan dan Peningkatan Kolektibilitas Iuran Jaminan Sosial tersebut memang baru pertama kalinya diadakan di Konsel.

“Ini pertanda Pemerintah Pusat menaruh perhatian khusus terhadap perkembangan daerah Konsel dan ini suatu kebanggaan tersendiri buat kita semua apalagi Konsel merupakan wilayah terluas se-Sultra, yang masih butuh perhatian dan bantuan dari pihak terkait termasuk juga DJSN,” ujar Arsalim mengawali sambutannya.

Ia menerangkan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin Konsel Tahun 2017 turun dari 13 persen menjadi 11 persen.

“Ini berkat kerjasama juga dengan pihak BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan, apalagi banyaknya perusahaan yang telah hadir di sini sehingga dengan hadirnya DJSN bisa memberikan solusi terkait jaminan sosial,” tuturnya.

BACA JUGA: Februari, BPJS Kesehatan Terapkan Close Payment System

Arsalim juga mengungkapkan, dengan kegiatan tersebut, dapat dilakukan kerjasama agar lebih mengintensifkan sosialisai jaminan sosial bersama BPJS dan pihak DJSN.

Foto bersama usai kegiatan
Foto bersama usai kegiatan. (Foto: Waty)

“Edukasi publik ini sangat penting yang menjadikan juga cakupan jaminan makin luas dan merata serta mampu menjawab dan memberikan solusi setiap permasalahan yang ada di wilayah Konsel yang tentunya berimbas kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Jaminan Sosial Nasional, Mardi Yusuf Djafar mengatakan, edukasi publik ini bertujuan agar dapat mensosialisasikan program-program strategis dari BPJS dalam mewujudkan dan memberikan penjaminan sosial bagi masyarakat khususnya Kabupaten Konsel.

“Kami berharap agar peserta keanggotaan dapat memahami tugas dan fungsi BPJS baik dari Ketenagakerjaan maupun Kesehatan. Mereka memiliki hak untuk mendapat jaminan sosial, karena dilindungi oleh undang-undang. Baik Jaminan kecelakaan kerja, Jaminan Hari Tua, jaminan kematian dan Jaminan pensiun serta jaminan kesehatan,” ungkap Yusuf usai kegiatan sosialisasi di salah satu hotel di Konsel, Kamis (22/02/2018).

Katanya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang pertama tahun 2018 dan telah melaksanakan kegiatan seperti ini sejak tahun 2014 di 25 provinsi dan target di tahun ini bisa mencapai di 34 provinsi.

“Kami dari DJSN menginformasikan sejak Januari tahun 2018 kita mulai menginplemasikan suatu sistem reformasi penyelenggara jaminan sosial. Jika dilihat dari target sesuai pernyataan dari wakil bupati Konsel, memang yang paling banyak di Konsel adalah pekerja mikro, itu bukan menjadi alasan bagi BPJS untuk tidak terkafer, kita tetap optimalkan kepesertaan ketenaga kerjaan, apalagi kerjasama pengajuan perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) semakin terbangun,” paparnya.[sg_popup id=”18″ event=”onload”][/sg_popup]

Reporter: Erlin/Waty
Editor: Kardin

Terkini