oleh

Dosen University Brunei Darussalam Apresiasi Seminar ICEASD 2018 di Kendari

KENDARI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, MASIKA ICMI, STIE 66, IAIN Kendari, dan ADI Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Civitas Akademika Perguruan Tinggi di Sultra menyelengarakan seminar International Conference on Environmental Awareness for Sustainable Development (ICEASD), Minggu (11/3/2018)  bertempat di salah satu hotel di Kendari.

Ketua Panitia kegiatan ICEASD, Muhammad Reza Setiawan mengatakan, seminar berlangsung selama dua hari yakni Tanggal 10 hingga 11 Maret 2018.

Tujuan konferensi guna membangun spirit dan nilai akademik kader yang mulai menurun agar senantiasa terus belajar, utamanya mahasiswa.

“Penyelenggaraan ICEASD sebagai prakarsa Masika ICMI dan HMI Cabang Kendari kolaboraso civitas akademika di sultra. anatara lain STIE 66 Kendari, Adi Sultra IAIN Kendari, Unsultra dan lain-lainnya,” ujar Reza saat ditemui di tempat kegiatan.

Ketua Panitia kegiatan ICEASD, Muhammad Reza Setiawan
Ketua Panitia kegiatan ICEASD, Muhammad Reza Setiawan. (Foto: Istimewa)

“Harapannya kegiatan ini bisa terus Sustainable dan semakin banyak yang berpartisipasi kedepannya baik pembicara lokal, nasional maupun internasional,” sambungnya.

Tempat sama, Dosen dari University Brunei Darussalam, Dr H Tassim Abu Bakar mengatakan, inti dari seminar yang diadakan yakni pentingnya menjaga kebersihan lingkugan tempat tinggal dan harus mempunyai kesadaran bukan hanya di negara sendiri, namun di manapun berada harus menjaga alam untuk masa depan anak cucu nantinya.

“Kita mulai mengajarkan pentingnya kebesihan melalui pendidikan dimulai dari Sekolah Dasar hingga sekolah tinggi tentang pentingnya menjaga kebersihan,” ujarnya.

Ia juga sangat mendukung kegiatan ICEAD 2018, dikarenakan kegiatan seminar konferensi internasional membahas tentang pentingnya menjaga lingkungan guna pembangunan yang berkelanjutan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat kedepannya.

“Ini suatu usaha yang baiklah, saya dukung kegiatan ini bagus, ini adalah kemurniannya, sangat mulialah mengadakankan seminar, kalau boleh setiap pihak bergandeng bahu dan mungkin di masa akan datang bisa dilanjutkan lagi kegiatannya,” imbuhnya.

Reportor: Ruslan
Editor: Kardin

Terkini