KENDARIMETRO KOTAPOLDA SULTRAPOLISI

Edukasi di Balik Lampu Disko, Polda Sultra Ingatkan Bahaya Narkoba

3400
Kegiatan ini digelar melalui Bagian Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra dengan format penyuluhan serta tes urine bagi karyawan, pegawai, hingga LC di Omnia Karaoke.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Suasana berbeda terlihat di Tempat Hiburan Malam (THM) Omnia Executive Karaoke dan Resto, Kamis (21/8/2025).

Di balik lampu disko dan alunan musik, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menghadirkan edukasi serius bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini digelar melalui Bagian Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra dengan format penyuluhan serta tes urine bagi karyawan, pegawai, hingga LC di Omnia Karaoke.

Acara berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.30 WITA dan dibuka langsung oleh Manejer Omnia, Gom Amran, S.Pd.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, SH., MH.

Ia menjelaskan dengan detail melalui tayangan video, pemahaman mengenai pengertian narkoba, gejala penggunaan, dampak kesehatan, ciri-ciri penyalahgunaan, hingga modus peredaran gelap narkoba yang kian beragam.

Tak hanya itu, peserta juga dibekali pemahaman hukum berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Dalam paparannya, Kompol Jumardin menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah masuknya narkoba di berbagai jalur dan lingkungan.

“Masyarakat harus waspada terhadap jalur masuk narkoba dan berbagai faktor penyebab penyalahgunaan. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Sultra,” tegas Kompol Jumardin.

Usai penyuluhan, tim Bid Dokkes Polda Sultra melanjutkan dengan tes urine kepada 27 peserta yang hadir. Hasilnya, seluruh karyawan, pegawai, dan LC dinyatakan negatif narkoba.

Kegiatan ini menjadi sinyal bahwa perang melawan narkoba tak hanya digencarkan di jalanan, sekolah, atau perkantoran, tapi juga merambah ruang hiburan malam yang rawan dimanfaatkan jaringan peredaran gelap.

 

Redaksi

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version