Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharan Kementerian Keuangan (DJPb), Ririn Kadariyah. (Foto: Mediakendari.com/M.Ardiansyah R.)

Bencana Banjir Pengaruhi Inflasi di Sultra di Triwulan II 2019

Reporter: M. Ardiansyah R.

KENDARI – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharan Kementerian Keuangan (DJPb) menilai inflasi pada triwulan II tahun 2019 salah satunya disebabkan terbatasnya stok makanan dan terganggunya produksi pertanian karena banjir.

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil DJPb Ririn Kadariyah saat membawakan materi dalam Seminar Kementerian Keuangan di Claro Hotel, Selasa (27/8/2019).

Menurutnya, kondisi cuaca yang buruk pada menjelang Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri menyebabkan adanya tekanan inflasi yang terjadi pada triwulan II tahun 2019.

“Inflasi ekonomi di Sultra mencapai 4,81 persen ketimbang inflansi nasional 2,05 persen,” ungkap Ririn.

Ia juga menyebut, titik tekan inflasi bukan pada naiknya harga barang, melainkan pada fenomena meningkatnya harga barang secara terus-menerus yang disebabkan berbagai faktor.

BACA JUGA:

Faktor tersebut, kata Ririn, seperti konsumsi yang meningkat permintaan lebih tinggi dari pada penawaran, proses distribusi yang tidak lancar, atau melimpahnya uang beredar.

Selain itu, terbatasnya pasokan stok sejumlah bahan makanan seiring dengan gelombang tinggi, peningkatan curah hujan yang terjadi, dan terganggunya produksi sektor pertanian karena bencana banjir.

“Tekanan inflasi pada triwulan II terjadi menjelang bulan suci ramadhan sampai dengan idul fitri,” pungkasnya.

error: Content is protected !!