oleh

Gandeng BNNP Sultra, Mahasiwa Farmasi UHO Bentengi Siswa SMPN Satap Tapulaga dari Bahaya Narkoba

-NEWS-153 dibaca

KENDARI – MEDIAKENDARI.COM: puluhan siswa di SMPN Satu Atap (Satap) Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe menyimak secara serius penjelasan tentang bahaya Narkoba, pada Sabtu (15/10/2022) lalu.

Penjelasan tentang bahaya barang haram tersebut dibawakan sejumlah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo (UHO).

Program pengabdian masyarakat berupa sosialisasi bahaya Narkoba dikalangan siswa SMP ini, dilaksanakan dengan menggandeng sejumlah petugas dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Helma Yanda Serah mengungkapkan agenda sosialisasi yang dilaksanakan para mahasiswa apoteker UHO angkatan VIII itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya Narkoba.

Baca Juga : Venue untuk Porprov Sultra XIV Rampung Pertengahan November 2022

“Peserta pada sosialisasi ini merupakan siswa-siswi SMP Negeri Satu Atap Tapulaga Kelas VIII berjumlah 30 peserta,” terang Helma Yanda Serah dalam rilisnya yang diterima redaksi MEDIAKENDARI.com.

Helma juga menjelaskan, materi sosalisasi dibawakan Ibu Apt. Indrayani., S.Si dan Bapak Iwan Ahmadi, SKM dari BNNP Sultra di salah satu ruang kelas yang disiapkan pihak sekolah.

“Kami berterimakasih pihak sekolah karena sangat membantu kelancaran kegiatan dari awal dimulainya kegiatan hingga kegiatan selesai,” ungkap Helma Yanda Serah.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan materi tentang bahaya narkoba bagi generasi muda, serta diajarkan menggunakan Youtube, Facebook, Whatsapp, serta Google Chrome untuk mendapatkan informasi tentang bahaya Narkotika.

Baca Juga : Selain Terima Aduan Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik, Dewan Pers Siapkan UKW Gratis

Harapannya, dengan memanfaatkan sarana serta perkembangan teknologi informasi dan internet serta media social, para siswa dapat mengetahui contoh, bahaya dan jenis narkoba dengan mudah.

“Pemberian materi ini diharapkan memberikan pemahaman lebih luas kepada siswa sekolah menengah pertama tentang bahaya Narkoba bagi perkembangan pengetahuan anak sejak dini,” tegas Helma.

Untuk menyemarakan suasana sosialisasi agar tidak kaku, pameteri dari BNN tidak hanya memaparkan materi tetapi juga diadakan mini games untuk melatih kecepatan berpikir anak-anak.

“Gunanya untuk menguji konsentrasi anak-anak setelah mendengarkan materi mengenai Narkoba. Dari games tersebut, anak-anak diberikan beberapa cendramata dari pihak BNN,” jelas Helma.

Selain itu, kata Helma Yanda Serah, agenda sosialisasi juga dibantu sejumlah mahasiswa Farmasi UHO selaku penyelenggara kegiatan pengabdian untuk masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Baubau Sebut Masih Sedikit Koperasi yang Aktif

Untuk mahasiswa yang terlibat yakni, Murniaty, Puteri Febriyanthi Rachman, Mursyidah Apriatin, Sri Oktaviani, Sofianti Tarta, Wa Ode Nurmayanti, dan Sitti Fazrianti Saputri.

Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, para mahasiwa dibimbing dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo (UHO), yang diketuai Nuralifah, S.Farm., M.Kes., Apt.

Helma juga menyebut, dalam sosialisasi ini setiap siswa yang aktif dalam diskusi dan merespon materi secara baik akan diberikan doorprize berupa snack untuk membuat menyemarakan suasana.

“Ada juga pemberian hadiah untuk anak-anak yang aktif bertanya dan pemberian snack untuk seluruh anak-anak di SMPN Satu Atap,” pungkas Helma.

Facebook : Mediakendari