oleh

Gas Elpiji 3 Kg di Konawe Tembus Rp 30 Ribu

UNAAHA – Gas elpiji saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi mayoritas masyarakat Indonesia baik itu untuk kebutuhan rumah tangga maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digunakan hanya untuk sekedar memasak maupun untuk memproduksi berbagai bahan baku bagi UKM.

Beberapa hari yang lalu, kelangkaan gas subsidi tiga Kilogram di Kabupaten Konawe terjadi bahkan turut serta mempengaruhi stabilitas harga di tingkat pengecer (kios-kios).

Dari harga Rp 23.000 di tingkat pengecer, naik hingga Rp 30.000 yang harus di gelontorkan rumah tangga yang membutuhkan gas elpiji tiga Kilogram demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Nurlian salah satu pemilik kios sembako yang juga menjual gas elpiji tiga Kilogram di Kecamatan Tongauna mengatakan, saat ini meski kelangkaan gas tidak sesulit beberapa waktu lalu, namun harganya masih mengalami kenaikan.

“Untuk kelangkaan sudah tidak terlalu, hanya harganya saja masih naik Rp 27.000 pertabungnya, sebelumnya kan hanya saya jual Rp  23.000,” kata Nurlian saat ditemui di Kiosnya, Minggu (29/4/2018).

BACA JUGA: Begini Jawaban Pertamina Soal Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram di Sultra

Nurlian juga mengaku, untuk memperoleh gas elpiji tiga Kilogram dari pangkalan yang ada, dirinya dibatasi sebanyak dua buah tabung gas saja.

“Pangkalan Gas yang ada di Unaaha itu hanya melayani dua tabung gas saja, itupun harus baku rebut dulu dengan pembeli yang lain, sedangkan kalau di tingkat agen pengecer itu ada yang jual Rp 20.000 sampai Rp 25.000,” ungkapnya.

Nurlian berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi sehingga harga gas dapat normal kembali.

“Kalau bisa pemerintah ambil tindakan, supaya ini kelangkaan bisa diatasi, kalau sudah tidak langka lagi kan otomatis harganya akan turun,” harapnya.


Reporter: Arman Tosepu
Editor: Kardin

Terkini