oleh

Gelar FGD, Polres Muna: Situasi Kondusif Bukan Hanya Tugas TNI dan Polri

-FEATURED, MUNA, SULTRA-92 dibaca

RAHA – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Forum Group Discussion (FGD) atau Diskusi Kelompok Terarah bersama Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kementrian Agama (Kemenag), para Tokoh Masyarakat dan Intansi terkait, pada Rabu (28/2/2018) di salah satu hotel yang ada di Kota Raha.

Kegiatan tersebut dilakukan guna merajut keberagaman demi terciptanya NKRI yang kokoh di atas perbedaan Suku, Agama, Ras, kelompok-kelompok yang berbeda untuk menjadi kekuatan dalam menjaga Kebhinekaan Tunggal Ika dan menangkal masuknya paham radikalisme.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan, jika kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk mensinergikan seluruh elemen, baik dari pihak keamanan, instansi pemerintah dan unsur terkait serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kita berdiskusi dan meminta masukan, karena gangguan Kamtibmas merupakan benih-benih yang jika tidak ditanggulangi bersama, maka akan dapat meningkat dan melebar menjadi tindakan-tindakan radikalisme,” kata Agung Ramos saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, Rabu (28/2/2018).

Dilain hal, sehubungan dengan masa Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang tidak lama lagi bakal digelar, Agung berharap kepada semua elemen dapat menjadi pendingin dan pelopor pencipta Kamtibmas agar terciptanya pemilihan yang kondusif dan damai.

“Untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, karena situasi yang kondusif bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri,” tandasnya.

Reporter: Erwinsyah SJ
Editor: Kardin

Terkini