oleh

Gempa dan Tsunami di Sulteng, Korban Meninggal Dunia Mencapai 823 Orang

JAKARTA – Bencana gempa dan Tsunami yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah memakan korban ratusan orang. Berdasarkan data yang berhasil dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat sebanyak 832 orang meninggal dunia akibat bencana yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) lalu.

“Jumlah korban meninggal dunia sampai saat ini mencapai 832 orang, dengan rincian 821 orang korban di Kota Palu dan 11 orang lainnya korban di Donggala,” ungkap Humas BNPB, Sutopo dalam Konferensi Pers dikantor BNPB Pusat, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu, (30/9/2018).

Dirinya menerangkan, Korban meninggal dunia disebabkan oleh dua hal, diantarany tertimpa oleh bangunan yang roboh saat gempa, kemudian juga akibat diterjang oleh stsunami. Sementara untuk korban luka-luka, Sutopo mengatakan sampai saat ini masih dalam tahap identivikasi.

“Jumlah korban meninggal kemungkinan bisa bertambah mengingat terdapat bebarapa daerah yang belum dijangkau oleh Tim SAR karena mengalami kesulitan untuk melakukan proses evakuasi,” terangnya

Dikatakannya, untuk korban meninggal dunia yang sudah melalui proses indentifikasi sidik jari hari ini telah dimakamkan secara massal.

“Kita berharap data ini tidak bertambah, tetapi dengan melihat kondisi yang ada masih ada zenajah-zenajah yang belum teridentifikasi.” sambungnya.

Untuk proses evakuasi mencarian dan penyelaman korban sejak tadi malam, bantuan personel dan perlengkapan sudah berdatangan ke Kota Palu dengan menggunakan jalur darat, juga jalur udara, dan Tim Basarnas dan Timsar gabungan saat ini tengah fokus pada pencarian korban di kota Palu yaitu di Hotel Roa-Roa, hotelnya runtuh rata dengan tanah diperkirakan terdapat 50 sampai dengan 60 orang. (b)

Reporter: Suriadin

Terkini