oleh

Gubernur Ali Mazi Bantu Pembangunan KOR Takawa Buton

-NEWS-13 dibaca

Redaksi

KENDARI – PEKAN OLAHRAGA Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan digelar di tahun 2022. Bupati Buton La Bakry memang segera berbenah sejak kabupaten yang dipimpinnya ditetapkan oleh KONI Sultra sebagai Tuan Rumah Porprov ke-XIV tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Sultra pada bulan November 2019, Kabupaten Buton dan Kota Baubau ditetapkan sebagai tuan rumah, sehingga kepala daerah dua wilayah itu pun segera mempersiapkan diri.

Bupati Buton La Bakry pun bergerak dengan penyiapan infrastrukturnya, pemilihan lokasi pembangunan, hingga memahami konsekuensi keuangan pun menjadi bahan pertimbangan. Buton punya waktu lumayan panjang untuk mempersiapnya.

“Kami memang butuh anggaran besar. Kami berharap mendapat bantuan dari provinsi. Masih cukup waktu,” kata Bupati La Bakry optimis, sesaat sebelum pertemuan dengan Gubernur Ali Mazi, di Ruang Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Sabtu 23 Januari 2021.

Bupati Siapkan 12 Hektar untuk KOR Takawa

Di tengah jadwalnya yang padat, Gubernur Sultra Ali Mazi akhirnya menerima kunjungan konsultatif Bupati La Bakry terkait pembangunan Kawasan Olah Raga (KOR) Takawa di Pasar Wajo, Ibukota Kabupaten Buton.

Dalam pertemuan ini, Bupati La Bakry didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kab. Buton La Ode Zainuddin Napa, Ketua KONI Kab. Buton Syamsir Siri Ikrami, dan sejumlah teknisi IT.

Sedangkan Pemprov Sultra, menghadirkan Sekda Prov. Sultra Nur Endang Abbas, Asisten I Setprov Sultra Basiran, Kepala BPKAD Prov. Sultra Isma, Kadis Cipta Karya dan BKTR Prov. Sultra Pahri Yamsul, Kadis SDA dan Bina Marga Prov. Sultra Abdul Rahim, Kepala Bappeda Prov. Sultra J. Robert, Plt. Kadispora Prov. Sultra.

Sementara itu hadir pula Anggota Komisi III DPRD Sultra Abdul Salam Sahadia, dan Plt. Sekwan Prov. Sultra Trio Prasetio Prahasto. Komisi III DPRD Sultra membidangi Perhubungan, Infrastruktur, dan Pertambangan.

Untuk kepentingan konsultatif tersebut, Bupati La Bakry membawa sejumlah dokumen penting, antara lain; Laporan Pendahuluan, Laporan Perhitungan Struktur, Laporan RK3, Detail Engineering Design Document (Dokumen Perencanaan GOR Tipe B + Sondir di Takawa Kabupaten Buton), Rencana Anggaran dan Biaya, Bill of Quanty, dan Soil Test Investigation Report.

Menurut Bupati La Bakry, Pemkab Buton telah membebaskan lahan 12 hektar untuk pembangunan KOR, tepat di sisi kiri area perkantoran Pemkab Buton, di Takawa. Untuk kepentingan tersebut Pemkab Buton membutuhkan dana lebih kurang 69 miliar rupiah. Presentasi disampaikan Bupati La Bakry selama 30 menit.

Dalam presentasinya, Bupati La Bakry mengaku hendak menyiapkan empat lapangan berstandar Nasional untuk Porprov Sultra. Pihak Pemkab Buton telah memulai dengan penyiapan empat lahan yang berada masing-masing; di depan kantor DPRD Buton, di Banabungi, dan di samping lokasi KOR Takawa.

Gubernur Ali Mazi menyampaikan sejumlah pandangan terkait rencana tersebut. Mengenai bagaimana seharusnya pembangunan dipercepat dan bagaimana retensi pendanaan untuk mengejar target waktu.

“Pembangunan ini harus direncanakan sebaik mungkin. Itu akan menjamin pencapaian yang kita inginkan. Kita harus tau standar mutunya, agar sapras ini bisa bertahan lama dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Jadi bukan dibangun karena menyambut porprov saja. Secara teknis, nanti silakan didiskusikan kepada instansi terkait di tingkat provinsi,” demikian Gubernur Ali Mazi mengarahkan, di akhir pertemuan.

Keseluruhan isi pertemuan konsultatif ini; mengenai arahan teknis gubernur, dan sejumlah kadis terkait infrastrukturnya, dan sumber pendanaannya, tidak akan diungkapkan secara rinci dalam laporan kejubiran ini.

Gubernur Ali Mazi berjanji akan membantu pendanaan pembangunan infrastruktur KOR Takawa, kendati Gubernur Ali Mazi belum bersedia menyebut besaran bantuan yang akan diberikan. (ADV)

Terkini