oleh

Guru di Baubau Meninggal Dunia Usai Divaksin

-NEWS-234 dibaca

 

Reporter: Adhil

BAUBAU – La Hinu (59), warga Kelurahan Tarafu, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) meninggal dunia di RS Siloam pada Kamis siang, 20 Mei 2021. La Hinu diduga jadi korban vaksinasi.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, pagi harinya La Hinu sempat mengikuti proses vaksin di SMP Negeri 1 Baubau, tempat di mana dirinya mengajar. Namun beberapa jam usai divaksin, La Hinu tiba-tiba mengalami sesak nafas dan batuk hingga sempat tidak sadarkan diri. Saat itu juga pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis, tetapi nyawanya tak dapat tertolong.

“Tadi sekitar jam 2 siang, bapak pulang ke rumah. Saya suruh dia makan dulu baru istrahat, karena pasti efek vaksin itu lapar dan mengantuk. Tapi tidak lama, bapak ini sudah mulai batuk dan sesak nafas,” kata Rahmat, anak korban ditemui di rumah duka.

Rahmat menyayangkan tindakan petugas medis yang dianggap tidak profesional. Dirinya tidak menyangka, orang tuanya akan diizinkan vaksin padalah saat itu korban mengidap penyakit diabetes militus serta bebarapa penyakit bawaan lainnya seperti penyakit lambung dan kondisi ginjal yang tidak normal.

Sang ayah juga, kata Rahmat, harus mengikuti proses vaksin program vaksinasi dari Dinas Pendidikan Kota Baubau sebagai salah satu syarat proses belajar tatap muka di sekolah nantinya.

“Itu bapak kondisinya tidak sehat, bahkan dia itu selalu rutin lakukan kontrol di rumah sakit. Sudah 15 tahun itu diabetesnya. Ko kenapa petugas vaksin izinkan untuk divaksin. Itu yang kami pertanyakan saat ini. Kalau tidak salah, nama vaksinnya itu Sinovac,” terang Rahmat.

Saat ini, kata Rahmat, dirinya bersama pihak keluarga lainnya telah meminta pihak gugus tugas untuk menangani masalah ini. Jika dalam prosesnya terjadi kelalaian, pihak keluarga meminta untuk ditindak secara adil. (B)

Terkini