oleh

Harga Cabe Melonjak, Pemkot Kendari Serahkan 100 Bibit Cabe Tiap Kelurahan

KENDARI – Mengantisipasi lonjakan harga cabe yang fluaktif dipasar-pasar tradisional, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyerahkan 100 bibit cabe kepada tiap kelurahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Nismawati mengatakan program ini merupakan program dari Kementrian Pertanian yang disebut dengan gerakan tanam cabe dan peluncuran penyerahan bibit baru tahun ini di laksanakan.

“Tahap awal bibit yang di salurkan baru 9 kelurahan khususnya di kecamatan kota Kendari dan targetnya 65 kelurahan dan 11 kecamatan,” ungkap Niswati saat ditemui usai kegiatan rapat stabilisasi harga pangan menjelang lebaran Idul Adha di ruang pola Kota Kendari, Selasa (21/08/2018).

Dia mengungkapkan, tujuan dari penyerahan bibit cabe di setiap kelurahan karena setiap tahunnya harga cabe selalu melonjak dan cabe juga merupakan bahan bumbu dapur yang tidak bisa hilang di setiap rumah tangga baim itu cabe merah, cabe keriting, cabe rawit.

“Komoditi yang paling lonjak harganya jelang lebaran idul adha adalah cabe rawit. Cabe rawit naik sejak bulan Januari naik dari harga Rp 30 ribu dan naik sampai bulan Agustus harganya menembus Rp 80 ribu bahkan sampai ada Rp110 ribu perkilo di pasar kota,” ujarnya.

Namun katanya, kenaikan sebenarnya dilihat dari presentase pendataan sebelum idul adha dan menjelang idul adha itu adalah cabe merah besar, cabe keriting, buncis, kemudian daging ayam dan telur itu yang mengalami kenaikan.

“Kota Kendari merupakan wilayah pertaniannya sangat kecil, sehingga produksi itu tidak bisa kita andalkan 100 persen untuk di konsumsi. Jadi, bahan pangan Kota Kendari banyak berasal dari luar, ada yang di Konsel dan dari Sulawesi Selatan seperti telur ayam ras berasal dari sidrap kemudian cabe berasal dari Enrekang terus wortel dan kol semua berasal dari luar,” paparnya.

Dia menambahkan, langkah dari dinas ketahanan pangan kota, untuk mengantisipasi harga lonjakan cabe yang tiap tahunnya selalu naik maka dibagikan bibit cabe pada masyarakat.

“Kami membagikan bibit cabe pada 100 bibit cabe per kelurahan dan di harapkan pada masyarakat dapat memanfaatkan pekarangannya sehingga kedepan cabe tidak terlalu fluaktif kenaikan harganya.
Secara keseluruhan ketersediaan bahan pangan di kota Kendari dalam menghadapi idul adha itu aman,” tutupnya.(a)


Reporter : Waty

Terkini