oleh

Harga Emas Naik, Nasabah Pengadaian Kendari Enggan Lelang Barang Jaminan

)

Reporter : Ferito Julyadi

KENDARI – Naiknya harga emas di masa pandemi, membuat aktifitas lelang barang hasil gadai di Pegadaian Kendari turun.

Dengan penurunan ini, berarti masyarakat yang telah menggadaikan barangnya cenderung enggan melepas kepemilikan barangnya itu.

Pelaksana tugas (Plt) Pengadaian Cabang Kendari, Rahmat Saleh menjelaskan, dibandingkan tahun sebelumnya, pada periode saat ini lelang barang turun sekitar 15 persen per bulannya.

Perhiasan emas sendiri merupakan kategori barang barang gadai dengan jumlah angka lelang tertinggi pada periode sebelumnya.

Rahmat mengaku, pihaknya sempat menilai adanya pandemi membuat barang nasabah akan banyak terlelang karena kondisi ekonomi yang sulit, tapi ternyata kondisi di lapangan berbeda.

“Justru dengan adanya pandemi ini masyarakat tidak membiarkan barangnya terlelang. Ditambah lagi adanya kenaikan harga emas yang cukup signifikan, sehingga masyarakat memanfaatkan momen itu,” jelas Rahmat.

Pada kondisi saat ini, kata Rahmat, nasabah Pegadaian Kendari justru lebih memilih melakukan perpanjangan kredit, karena enggan barangnya dilelang.

“Malah nasabah memiliki kecenderungan menambah barang pinjamannya, memanfaatkan naiknya harga emas tadi, ” ujarnya.

Menurutnya, pada saat nasabah menambah pinjamannya, pada saat itu secara otomatis jangka waktu kredit nasabah juga bertambah atau dengan kata lain kredit nasabah itu diperbaharui.

“Sehingga barang yang menjadi jaminan tidak dapat dilelang,” ungkapnya.

Jenis barang yang dilelang bukan hanya emas. Dalam satu periode lelang ada barang jaminan yang dilelang seperti kendaraan bermotor dan barang elektronik.

“Namun, secara presentase barang yang dilelang didominasi oleh emas perhiasan. Sedangkan untuk barang lain hanya satu sampai dua barang saja yang dilelang,” pungkasnya.

Terkini