oleh

Hasan Mbou Sebut Pj Gubernur Sultra Belum Layak Sandang Gelar “La Ode”

-FEATURED, Kendari-71 dibaca

KENDARI – Mantan anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) tiga periode, Hasan Mbou menilai pemberian gelar “La Ode” ataupun “Lakina Bhawangina” kepada Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi belum pantas.

Kata dia, Pemberian anugrah La Ode itu lebih cepat dan masih seumur jagung.

Padahal masih ada tokoh yang lebih layak untuk mendapatkan gelar adat dari Kesultana Buton tersebut.

“Mendingan Pak Saleh Lasata yang dapat gelar La Ode karena dia itu lebih layak, karena telah mengabdikan dirinya untuk Sultra sebagai wakil gubernur 10 tahun, dia mantan Ketua DPRD Sultra juga mantan bupati,” ucapnya saat ditemui di Kendari, Senin (07/05/2018) malam.

BACA JUGA: Sultan Buton Beri Gelar “La Ode” Kepada Pj Gubernur Sultra

Ketua Pemuda Pancasila Sultra ini menilai, Teguh Setyabudi belum memberikan kontribusi di Sultra selama dia memimpin.

Ketua DPW Partai Berkarya Sultra ini menyarankan agar Pj Gubernur Sultra menolak pemberian gelar dari Kesultanan Buton itu.

“Saya sarankan agar pak Teguh tidak menerina gelar dari Kesultanan Buton itu sebab belum layak,” jelasnya.

“Mendingan dia tolak sebab belum pantas,” tegas Hasan.

Dia mengingatkan yang lebih pantas menyandang gelar tersebut adalah Mantan Wagub Sultra dua periode.

“Padahal Pak Saleh lebih pantas karena sudah mengabdikan dirinya di Sultra ini,” tukas Hasan.


Reporter: Rahmat R
Editor: Kardin

Terkini