Gubernus Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi saat memberikan kata sambutan pada pembukaan Jambore Kader PKK Ke VIII di Raha Kabupaten Muna. (Foto: Mediakendari.com/Erwino/A)

Jambore PKK di Muna, Rusman: Pererat Tali Silaturahim

Reporter : Erwino

MUNA – Jambore Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-8 tingkat Provinsi Sultra, bertempat di Kabupaten Muna, resmi dibuka oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, di lapangan SOR Raha, Sabtu (24/8/2019) pagi.

Jambore kader PKK yang diikuti oleh 17 Kabupaten/Kota se Sultra, diawali seremonial laporan Ketua PKK Provinsi Sultra, Agista Ariany Ali Mazi, sambutan Bupati Muna Rusman Emba dan sambutan Ketua Dewan Pembina PKK yang juga Gubernur Sultra Ali Mazi.

Bupati Muna Rusman Emba dalam sambutannya, mengatakan bila jambore PKK merupakan wadah silaturahmi antara kader PKK satu dengan yang lain. Mantan senator DPD RI itu juga bilang kalau jambore PKK adalah media pemersatu antar sesama.

“Melalui jambore PKK kita tingkatkan persatuan dan kesatuan. Pererat tali silaturahmi. Bukan persatuan jika kita bertindak secara individual. Momentum jambore PKK inilah kita lebih rekatkan hubungan silaturahmi, demi terciptanya iklim pembangunan yang kokoh,” imbuh Ketua FKPPI Sultra.

Pada momen tersebut, Rusman Emba juga menyelipkan pesan jika keadaan di Muna aman dan damai. Apabila, kata dia, ada isu yang menyebut kondisi di Muna kacau dan tidak aman, itu isu yang tidak benar.

Sesi foto bersama Kader PKK se-Sultra bersama Bupati Muna, Rusman Emba pada acara Malam Ramah Tamah Jambore PKK Ke-8. (Foto: Istimewa)

“Pak Gubernur situasi di Muna aman, damai dan kondusif. Tidak benar bila ada isu yang menyebut daerah Muna tidak aman dan kacau.” pungkas Mantan Ketua DPRD Provinsi Sultra tersebut.

Untuk diketahui, dalam Jambore PKK tersebut hadir Ketua dan Wakil Ketua PKK Kabupaten Konawe, Titin Saranani dan Cici Ita Ristanty. (A)

error: Content is protected !!