Seorang Ayah di Baubau Diduga Culik Anaknya Sendiri

BAUBAU – Peristiwa hilangnya seorang anak bernama Ahyan di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sempat menggegerkan warganet beberapa waktu belakangan ini.

Kejadian tersebut diketahui warganet, berawal dari postingan di salah satu Media Sosial (Medsos) Facebook oleh akun bernama Dila Rahman pada Sabtu malam 24 Maret 2018 kemarin.

Saat dikonfirmasi, nenek dari anak hilang yang diketahui bernama Ahyan, Waode Zainah (50) menuturkan, sang cucu diduga dibawa lari dari kediamannya di jalan Murhum Nomor 44 oleh seseorang yang belum diketahui.

Iklan hgn2019-pemprov

Dirinya memergoki pelaku memakai sepeda motor Yamaha jenis MX King yang muncul dari Tugu Kirab arah Trafic Light SMKN 2 Baubau.

“Pelaku sepertinya sudah mengincar memang cucu saya, karena kata tetangga yang melihat sebelum kejadian di lampu merah ada pengendara dan motor terparkir,” ucap nenek korban, Zainah yang dikonfirmasi langsung di kediamannya, Minggu (25/3/2018).

Kata dia, sebelum dibawa kabur, Ahyan ke warung tetangga. Sesaat berselang, cucunya langsung ditarik oleh seseorang yang memakai helm masker saat berada di tangga rumah.

“Pas hari ini (Minggu, red) tiba-tiba ibu Ahyan dihubungi oleh mantan suaminya LI (inisial, red) yang merupakan ayahnya Ahyan melalui pesan singkat mengaku dialah yang mengambil Ahyan,” bebernya.

Ia menjelaskan, jika ayah dan ibu Ahyan telah bercerai sejak Desember 2017 lalu. Menurutnya, cara itu ditempuh ayah Ahyan sebagai cara agar rujuk kembali dengan mantan istrinya tersebut.

“Saya belum tahu dimana keberadaan LI sekarang, pekerjaannya juga tidak jelas. Saya merasa kasihan kalau anaknya itu dibawa dari rumah ke rumah,” keluh neneknya itu.

Sedang ibu korban, Sartina mengatakan, kejadian semalam langsung ia laporkan ke Polres Baubau. Dalam laporannya, dia menyebut anaknya telah diculik.

“Semalam saya beri keterangan kepada Polisi kalau anak saya diculik. Tetapi, setelah mendapat pesan ternyata anak saya bersama bapaknya, saya kembali ke Kantor Polisi untuk menyampaikan kalau anak saya ternyata diambil oleh bapaknya,” ungkap Sartina ditemui di Polres Baubau, Minggu sore.

Sementara itu, Kapolres Baubau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Daniel Widya Mucharam menyampaikan, pihaknya menerima laporan, memeriksa pelapor dan melakukan pencarian anak yang dimaksud.

“Kita sedang lidik dahulu apakah betul itu dibawa keluarganya atau tidak,” jelas Daniel melalui pesan WhatsApp.

Reporter: Ardilan
Editor: Kardin
Iklan Balai PJN-XII Kendari
Iklan BLUD Konawe