Ini Penyebab Gagal Ginjal Kronik dan Akut

BAUBAU – Rumah Sakit (RS) Siloam cabang Kota Baubau memperkenalkan cara terbaru dalam proses Cuci Darah (Hemodialisis) sebagai upaya penyembuhan dari segi pengobatan secara medis.

Salah satu tenaga medis RS Siloam, dr. Edwar J. Thendiono mengatakan, cuci darah teratur berdampak pada keberlangsungan hidup pasien dalam beberapa waktu dan membuat resiko kematian terjadi selayaknya manusia normal.

“Cuci darah biasanya terjadi akibat dari penyakit ginjal atau ginjal yang telah rusak dan tidak berfungsi secara normal lagi,” kata Edwar beberapa waktu lalu.

Video Jendela Sepekan 6 September 2020

Lanjutnya, Gagal ginjal yang mengharuskan pasien cuci darah terbagi dua jenis yaitu gagal ginjal kronik dan akut.

“Gagal ginjal kronik merupakan komplikasi dari kencing manis dan hipertensi (tekanan darah tinggi, red). Sedangkan batu ginjal yang juga biasa terjadi bukanlah penyebab akhir dari gagal ginjal kronik,” jelasnya.

Sementara itu dr. Yusuf Haz Condeng menuturkan selama tahun 2017 telah tercatat sebanyak 354 orang yang melakukan cuci darah di RS Siloam  Baubau dengan rataan usia 35 sampai dengan 40 Tahun.

“Untuk mencegah gagal ginjal kronik kami menyarankan agar mengkonsumsi air mineral yang cukup, mengurangi konsumsi garam dalam makanan, mengatur pola makan serta gaya hidup teratur,” tegas Yusuf.

Selain itu, untuk terhindar dari gagal ginjal kronik, RS Siloam juga menawarkan Medical Check Up kepada masyarakat.

“Kami tawarkan kepada masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya silahkan mengunjungi kami untuk melakukan Medical Check Up dengan harga mulai dari 250 hingga 850 Ribu Rupiah dengan penanganan sesuai standar prosedur medis dan fasilitas pemeriksaan Check Up kesehatan lengkap,” pungkasnya.

Reporter: Ardilan
Editor: Kardin