oleh

Intermediasi Perbankan Sultra Masih Positif

Reporter : Ferito Julyadi

KENDARI – Di tengah situasi perlambatan ekonomi saat ini, fungsi intermediasi atau perantara Perbankan di Sultra masih positif meskipun cenderung mengalami perlambatan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sultra, Suharman Tabrani dalam sambutannya pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Kamis 03 Desember 2020.

Ia mengungkapkan, kegiatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) oleh perbankan di Sultra hingga Oktober 2020 terpantau tumbuh sebesar 14,7 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan DPK pada tahun sebelumnya di periode yang sama yakni 18,2 persen.

“Perlambatan pertumbuhan DPK serta kondisi perekonomian yang masih belum stabil saat ini menyebabkan penyaluran kredit juga mengalami perlambatan,” ujarnya.

Ungkap Suharman, hingga Oktober 2020, penyaluran kredit di perbankan tumbuh sebesar 7,8 persen. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 12,4 persen.

“Meskipun demikian, kualitas kredit yang disalurkan masih memiliki kualitas yang sangat baik dengan Non Performing Loan (NPL) atau kesehatan aset perbankan secara terus sebesar 2 persen,” pungkasnya.

Terkini