IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
KOLAKA, Mediakendari.com – Kawasan Industri Pomalaa Indonesia Industry Park (IPIP) memaparkan komitmen dan realisasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) di wilayah lingkar industri, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Supervisor ESG IPIP, Abdul Galib, menegaskan program CSR akan terus dijalankan secara berkelanjutan dan kolaboratif bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Berdasarkan data presentasi perusahaan, IPIP fokus pada pengendalian lingkungan, pemulihan pasca banjir, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujar Galib saat menghadiri dialog Multi Stake Houlder Forum, dengan Tema Refleksi Praktik Industri di Kabupaten Kolaka, Melalui Dialog Multi Stake Houlder yang gelar oleh Yayasan Satya Bumi dan Puspaham di Hotel Claro, Selasa (29/9/2026).
Untuk pengendalian debu, kata Galib, Kawasan IPIP menyediakan 17 unit kendaraan penyiram air dan 7 unit kendaraan penyapu dan pembersih jalan. Penyiraman dilakukan rutin setiap hari di jalan kawasan dan area konstruksi untuk memastikan pengendalian debu berjalan efektif.
Terkait kualitas udara, IPIP melaksanakan pemantauan setiap 6 bulan sesuai ketentuan RKL-RPL. Hasilnya, seluruh parameter pemantauan dinyatakan memenuhi baku mutu yang berlaku.
Respons Banjir Lamedai
Sebagai bagian dari penanganan pasca banjir, PT IPIP membangun tanggul di 4 titik di area persawahan Desa Lamedai untuk mengurangi potensi luapan Sungai Oko-Oko, serta melakukan perbaikan saluran irigasi sepanjang ±2,5 km dan pembangunan jalan di sekitar kawasan.
Pada Februari 2026, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako dan santunan senilai Rp618,4 juta untuk 291,41 hektare sawah terdampak.
Perusahaan juga memberikan bantuan traktor kepada petani lokal untuk mendukung pemulihan produktivitas pertanian.
Komitmen Sungai Oko-Oko
Komitmen khusus juga ditunjukkan untuk penanganan Sungai Oko-Oko. IPIP berinisiatif menanggung 41 persen beban penanganan sungai, yang seharusnya ditanggung oleh 8 perusahaan. Namun saat ini proyek tersebut belum berlanjut karena perusahaan lain belum menyetujui rencana DPRD Kabupaten Kolaka.
Program Lingkungan dan Sosial
Di bidang lingkungan, pada Mei 2026 IPIP melakukan penanaman 100 pohon endemik di Kebun Raya Kabupaten Kolaka, serta penanaman mangrove dan aksi bersih pantai.
Di bidang sosial keagamaan, IPIP menyerahkan bantuan sapi kurban ke 8 desa di sekitar kawasan.
Sementara untuk dukungan pengelolaan lingkungan daerah, IPIP juga menyalurkan donasi peralatan pengelolaan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kolaka.
Laporan : Jafrun.
