oleh

Jadi Pembicara pada SOM 13 di Philipina, Hugua Pukau Enam Negara

MEDIAKENDARI.COM – Bakal Calon (Balon) Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023, Ir Hugua, mendapatkan kesempatan sebagai pembicara pada Forum Pejabat Senior atau Senior Official Meeting 13 (SOM 13) yang dilaksanakan di Kota Makati Manila, Philipina, Kamis (30/11).

Forum SOM 13 itu dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang umumnya para pejabat senior setingkat Dirjen dan Direktur pada Kementerian yang relevan di 6 Negara CTI , Lembaga Donor seperti ADB, USAID, AusAid, GIZ serta LSM Nasional dan Internasinal. Negara yang masuk dalam CTI, yaitu Indonesia, Malaysia, Philipina, Papua Nugini, Timor Leste dan Salomon Island.

Dalam kesempatannya, Hugua membeberkan tiga otoritas penting di dunia yang dapat mempengaruhi keberhasilan program setiap negara. Pertama, otoritas global seperti PBB termasuk di dalamnya otoritas regional yang umumnya melahirkan kebijakan global dan jaringan global. Selanjutnya adalah, otoritas nasional yang melahirkan kebijakan nasional dan regulasi nasional.

Pramuka

“Kemudian yang ketiga, otoritas lokal dimana para bupati dan walikota melahirkan komitmen anggaran lokal dan program aksi lapangan pada tingkat akar rumput, kata Ir Hugua dalam presentasinya selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah Maritim 6 Negara CTI yang biasa disebut dengan Local Government Network on Coral Triangle Initiative ( LGN-CTI), Kamis (30/11).

Kendati demikian, lanjut Hugua, kebijakan dan regulasi nasional pada masing-masing negara tersebut sulit terlaksana di lapangan, jika tanpa keterlibatan walikota dan bupati selaku pemegang otoritas lokal. Dia juga mengatakan, dirinnya telah meminta kepada Regional Sekretariat CTI kiranya ke depan beberapa event seperti konferensi, seminar, pameran dan temu bisnis dapat dilaksanakan di Kota Kendari sebagai Ibu Kota Provinsi Sultra.

“Sehingga Sultra, pelan dan pasti mulai dikenal oleh mancanegara. Karena dalam membiayai kegiatan LGN-CTI mendapatkan dukungan dana dari USAID-DOI,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu delegasi dari Indonesia, Iswari Subekti, mengatakan, Hugua yang memiliki gaya khas, kocak dan memukau hadirin, sehingga dapat meyakinkan forum SOM 13, bahwa kehadiran LGN-CTI merupakan tulang punggung implementasi Rencana Aksi Nasional negara anggota CTI masing-masing terhadap kebijakan maritim, kelautan dan perikanan pada tingkat implementasi di lapangan. Delegasi dari Filipina, Ms Romina Estrid Lim, juga ikut memuji kemapuan Hugua dalam mengimplementasikan program maritim.

“Beruntung LGN-CTI memiliki Hugua sebagai ketuanya, karena Hugua punya semangat, pengalaman dan keterampilan lobi yang handal dalam mendorong para bupati dan walikota enam negara CTI terhadap implementasi program maritim, kelautan dan perikanan yang lebih efektif dan efisien di tingkat lapangan,” ujar Romina.

Untuk diketahui, Sidang SOM 13 berhasil menyetujui dan menetapkan LGN-CTI sebagai Anggota Tim Kerja Sama Teknik dalam ikut menentukan arah kebijakan Maritim, Kelautan dan Perikanan negara anggota CTI.

Redaksi

Terkini