KENDARIMETRO KOTAPOLDA SULTRAPOLISI

Jamin Rasa Aman Jemaat, Satgas KRYD Ditreskrimsus Intensifkan Patroli Natal di Kendari

507
Patroli dan monitoring pengamanan dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga selesai, dengan melibatkan sebanyak 20 personel Ditreskrimsus Polda Sultra.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Satuan Tugas Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (Satgas KRYD) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara mengintensifkan patroli pengamanan ibadah Natal 2025 di wilayah Kota Kendari, Kamis (25/12/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.

Patroli dan monitoring pengamanan dimulai sejak pukul 08.00 Wita hingga selesai, dengan melibatkan sebanyak 20 personel Ditreskrimsus Polda Sultra.

Personel diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan patroli dialogis serta pemantauan situasi di sekitar lokasi ibadah.

Sejumlah gereja menjadi sasaran pengamanan, di antaranya Gereja Ora et Labora di Kecamatan Lepo-Lepo, Gereja Katolik Wasi Santa Maria Diangkat ke Surga di Kecamatan Poasia, Gereja Efrata di Kecamatan Poasia, serta Gereja Protestan GEPSULTRA Jemaat Galilea di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas KRYD aktif berdialog dengan pengurus gereja dan jemaat, sekaligus memantau aktivitas di sekitar lokasi ibadah.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang tengah melaksanakan ibadah Natal.

Hasil pemantauan menunjukkan situasi secara umum berjalan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan.

Seluruh rangkaian ibadah Natal di gereja-gereja yang dipantau berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan.

Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan pengamanan terpadu selama momentum Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat semangat toleransi antarumat beragama demi terciptanya situasi yang aman dan damai di Sulawesi Tenggara.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version