oleh

Jelang Ramadan di Konawe, Harga Bahan Kebutuhan Pokok Masih Stabil

 

Reporter: Andis

KONAWE – Memasuki bulan Ramadan, masyarakat Konawe mulai disibukkan dengan belanja kebutuhan pokok. Kabar baiknya, harga sejumlah kebutuhan pokok di Konawe terpantau relatif stabil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disprindag) Kabupaten Konawe, Jahiuddin mengatakan, berdasarkan hasil survei operasi pasar bersama Perum Bulog belum ditemukan kenaikkan harga yang signifikan.

Menurutnya, hal tersebut berdasarkan pantauan beberapa hari sebelumnya di Pasar Pondidaha, Wawotobi, Unaaha, dan Uepai.

“Alhamdulillah, untuk menetralisir harga khususnya sembilan bahan pokok menjelang Ramadan, setelah kami survei dan operasi di beberapa pasar dan harganya masih stabil,” terang Jahiuddin saat dikonfirmasi via telepon pada Senin, 12 April 2021.

Ia mengakui, untuk masalah stok komoditas bahan pokok, hanya bawang yang sedikit terganggu, dikarenakan pengambilannya dari luar daerah dan untuk di Konawe sendiri belum ada pengepul. Namun untuk stok masih mencukupi selama Ramadan.

“Jika dilihat dari keadaan masyarakat Konawe yang mengandalkan sektor pertanian, jadi untuk kebutuhan stok kesembilan bahan pokok masih bisa ditutupi kekurangannya, kecuali bawang merah dan bawang putih,” katanya.

Untuk menjaga harga tetap stabil dan mengantisipasi lonjakan harga, Jahiuddin mengaku jika pihaknya akan melakukan operasi pasar mendekati akhir Ramadan.

MEDIAKENDARI.COM mencoba menelusuri pasar tradisional untuk mengetahui kondisi harga khususnya sembilan bahan pokok yang ada di Kabupaten Konawe. Pasar Asinua menjadi tujuan mengingat pasar inj merupakan yang cukup ramai pembeli.Hasil penelusuran, tidak ada kelonjakan harga dan masih stabil.

Adapun harga bawang marah berkisar Rp 30.000 per kg, bawang putih Rp 35.000 per kg, cabe rawit Rp 50.000 per kg, cabe kriting Rp 60.000 per kg, minyak goreng berkisar Rp 15.000 per liter, gula pasir Rp 13.000 per kg, daging sapi rata-rata sekitar Rp 120.000 per kg, sedangkan harga ayam broiler Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per ekor, telur Rp 45.000 per rak, tempe Rp 5.000 per 3 biji, sayur mayur seperti kangkung Rp 5.000 per 2 ikat, bayam Rp 5.000 per ikat, dan kol Rp 11.000 per kg.

“Alhamdulillah, saat ini belum ada kenaikan masih biasa saja, kita juga ambil dari tempat lain terus dijuak Disini masih terjangkau,” terang Mutini, pedagang di Pasar Asinua.

Hal yang sama diungkapkan salah satu pembeli, Ibu Ita. Ia mengatakan menjelang puasa keperluan yang sering dicari seperti ayam, daging, beras, dan rempah-rempah belum mengalami kenaikkan.

” Kalau ada kenaikan itu tidak seberapa, tidak terlalu mahal, masih bisa kita jangkau,” ungkapnya. (B)

Terkini